Detak-Palembang.com – Seoul , Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul mengatakan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan.

“Hingga pagi ini, informasi dari kepolisian menyebutkan bahwa belum diketahui adanya WNI yang menjadi korban,” demikian keterangan tertulis KBRI Seoul yang diterima di Jakarta, Minggu (30/10) dilansir dari ANTARA.

Pada Sabtu (29/10) sekitar pukul 22.00 waktu setempat telah terjadi peristiwa menyedihkan pada perayaan Halloween di Itaewon yang menimbulkan korban jiwa dan luka, tulisnya.

Saat ini KBRI Seoul sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menggali informasi tentang kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban.

Berdasarkan pemberitaan di berbagai media nasional Korea, saat ini terdapat sekitar 149 korban jiwa dan 76 korban luka. Jumlah tersebut dikhawatirkan akan bertambah.

Menanggapi hal ini, Presiden Yoon Suk Yeol telah mengadakan rapat darurat dan memerintahkan aksi cepat tanggap kepada seluruh jajarannya untuk mengevakuasi para korban, mencegah terjadinya korban tambahan dan menjaga situasi di lokasi kejadian.

Sebelum insiden maut itu terjadi, puluhan bar dan restoran di daerah itu penuh dengan orang yang ingin merayakan Halloween.

“Wilayah itu masih kacau, jadi kami masih berusaha memastikan jumlah orang yang cedera,” kata Moon Hyun-joo, pejabat pada Badan Nasional Pemadam Kebakaran.

Pihak berwenang setempat masih menyelidiki penyebab tragedi maut tersebut.