Detak-Palembang.com. – Palembang , Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda meninjau kebakaran di Pasar Cinde, Senin (28/11/2022).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja, seluruh barang milik pedagang di 40 kios dan lapak ludes terbakar.

“Pemkot Palembang akan merelokasi mereka ke Pasar 26 Ilir, Palimo dan Gubah, agar mereka bisa kembali berjualan,” ujar Fitrianti, kepada wartawa saat meninjau lokasi kebakaran.

Ia menyebutkan, rencana relokasi pedagang ini bersifat sementara, sebelum Pasar Cinde diperbaiki kembali pasca kebakaran.

“Saya memberikan saran dan jalan  lain agar mereka bisa memilih tempat untuk berdagang sembari menunggu adanya perbaikan. Nanti kita berikan sewa lapak gratis,” kata Fitrianti.

Selaian mendapat lapak gratis, pedagang yang lapaknya terbakar akan mendapat bantuan modal.

“Ini untuk keselamatan pedagang. Karena bangunan ini sangat rawan sekali,” kata Fitrianti.

Hanya saja, Fitrianti menambahkan, ini sebatas tawaran dan solusi dari pemerintah kota, bukan pemaksaan kepada pedagang. 

Pada sesudah sholat subuh berjamaah Wali Kota Palembang jg mengunjingi paaar cinde dalam kesempatan itu Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, Pemerintah Kota Palembang akan segera membahas strategi percepatan pemulihan kembali kondisi pasar secepatnya.

“Kami turut prihatin. Ini musibah kita bersama. Akan segera kita bahas bersama dinas-dinas terkait untuk revitalisasi dan pemulihan kembali kondisi pasar, agar para pedagang dapat segera berjualan seperti semula,” ujar Harnojoyo.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polres Ilir Barat Satu, Iptu Apriansyah, mengatakan, dari informasi yang diterimanya, kebakaran bermula dari salah satu lapak pedagang. Karena banyaknya bahan mudah terbakar, kobaran api cepat membesar lantas merambat ke lapak pedagang lainnya, yang mayoritas bermaterial kayu.

Petugas pemadam kebakaran yang mendapat laporan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) dengan menerjunkan 21 unit mobil damkar dan berhasil memadamkan api 1 jam kemudian. (*)