Jenajah anak bunuh diri dibawa petugas ke RS Bayangkara Palembanf

Detak-Palembang.com – Palembang – Seorang narapidana anak di Lapas Pakjo Palembang, ditemukan tewas bunuh diri di dalam lapas. Warga binaan Lapas Anak Palembang berinisial RA (17) itu, ditemukan tewas gantung diri di ruang isolasi lapas karena mengidap penyakit TBC.
“Untuk identitasnya laki-laki” kata Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Andrian kepada wartawan, Jumat (4/11/20202)

Jenazah korban yang ditemukan posisi tergantung itu ditemukan petugas pagi tadi. Saat ini sudah di bawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk divisum.

“Sudah dibawa ke RS Bayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Kadivpas Kemenkumham Sumsel Bambang Harianto mengatakan, korban ditemukan petugas jaga dalam kondisi tergantung pada terali ventilasi ruang isolasi. Korban ditemukan sudah meninggal dunia diduga karena bunuh diri, pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Dia menyebut, korban sebelumnya didiagnosa mengidap TBC. Beberapa kali penyakitnya itu kambuh dalam lapas, sehingga ditempatkan di ruang terpisah.

“Yang bersangkutan beberapa hari ini mengidap TBC, sehingga kita tempatkan di ruang terpisah,” kata Bambang, dikonfirmasi awak media terpisah.

Hal itu, katanya, dilakukan untuk mengantisipasi tidak menularkan penyakit yang diidapnya kepada warga binaan lain, korban ditempatkan pada ruang isolasi untuk sementara waktu.

“Kita isolasi yang bersangkutan sendirian dengan ruang yang cukup besar 4×5 meter sama seperti ruang yang lain. Terakhir kali petugas piket malam tadi melihat dia baik baik saja,” katanya.

Dijelaskannya, RA merupakan warga Palembang yang divonis 10 bulan atas kasus pencurian. Korban tercatat sebagai penghuni lapas anak di sana sejak empat bulan lalu.

“Hukumannya itu 10 bulan, dia sudah di sini 4 bulan. Ditahan kasus pencurian,” jelas Bambang.