Raimon Lauri,

Detak-Palembang.com – Palembang , Harga telur ayam di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, saat ini lagi tinggi. Hal ini salah satunya dipicu masih minimnya produksi pakan ternak.

Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Raimon Lauri, Rabu (10/8/2022).

“Di Palembang ini tidak banyak produksi pakan ayam. Jadi pakan itu kita impor dari Lampung, kita sangat mengandalkan mereka. Kalau pakan sedang murah, maka otomatis harga telur ayam juga pasti menurun,” ujar Raimon.

Dia menyebutkan, harga telur di pasaran saat ini sedang tinggi. Seperti di Pasar Perumnas Sako dan Pasar Palimo untuk harga telur ayam mencapai Rp26.000 per kilogram.

“Memang benar ada sedikit kenaikan yakni Rp26 ribu, namun tidak signifikan masih terbilang normal, dari pantauan kami tetap stabil. Memang harga telur ayam ras terbilang stabil pada angka Rp26 ribu per kilogram,” katanya.

Kendati demikian, harga telur sekarang tidak semelonjak pada saat Hari Raya Idul Adha lalu.

“Tapi sebenarnya Juli lalu harga telur turun menjadi Rp25 ribu per kilogram. Memang harganya naik turun, tapi pada harga jual yang stabil, tidak melonjak seperti lebaran yang mencapai Rp32 ribu per kilogram,” ucapnya.

Raimon menjelaskan, jika pasokan telur ayam di Kota Palembang masih mencukupi meskipun harganya tidak dapat diprediksi.

“Mengenai naik turunnya harga ayam tidak dapat diprediksi. Bisa saja mingguan, bahkan harian,” jelasnya.

Raimon menuturkan bahwa harga ayam di lima pasar tradisional di Kota Palembang terpantau stabil pada minggu kemarin dan minggu ini.

“Minggu lalu kita sudah pantau ke pasar -pasar tradisional, yaitu Pasar Palimo, Pasar Lemabang, Pasar Soak Batok, Pasar Gede, dan Pasar Cinde,” kata Raimon. (*)