Korban berhijab kuning Tri Noviani didampingi kuasa hukum

Detak-Palembang.com – Ditipu bertahun-tahun hingga mengalami kerugian Rp 1 Miliar membuat korban Tri Noviani (38) menuntut keadilan. Pasalnya pelaku TR yang dilaporkan ke Polres OKU kasus penipuan tak diamankan polisi dan kasus sempat digantung bertahun-tahun.

Penasehat Hukum korban, Harry Susanto mengatakan, meminta aparat kepolisian Polres OKU untuk tegas dan segera menangkap pelaku, TR.

Dilanjutkannya kliennya mengalami kerugian sebesar Rp 1 Miliar, setelah beberapa kali ditransfer melalui ATM BRI Cabang Baturaja.

“Klien kami ini ditipu hingga milyaran rupiah. Kami sudah menunggu untuk tindak lanjut berkas perkara klien kami, namun kami kecewa, setelah satu tahun berjalan, sedikitpun tidak ada tindak lanjut dari Polres OKU. Tentu ini sangat mengecewakan,”kata Penasehat Hukum korban, Harry Susanto, didampingi Romziah dan Hj Riana Sari, saat di bincangi di Kantor Hukum Samudera Palembang Rabu (14/9/2022)

Harry Susanto menambahkan, pihaknya berharap agar aparat kepolisian dapat bertindak sesuai hukum berlaku. Diakuinya motifnya sangat unik seperti praktek perdukunan

“Jika memang benar berkas kami harus naik, ya tolong di naikkan, proses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku, namun jika tidak silahkan stop berkas kami SP3, jadi kami pun kami bisa mengambil langkah hukum lain, melaporkan ke Mabes Polri,” tegasnya.

Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo, SIk melalui Kasat Reskrim Polres OKU Polda Sumsel, AKP Hilal Adi Imawan ketika dikonfirmasi mengaku sedang rapat intern.

“Maaf saya sedang rapat,” jelasnya melalui WhatsApp.