Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda

Detak-Palembang.com – Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda mengimbau untuk Dinas Pendidikan (Disdik) tinjua kelayakan bangunan di sekolah.

Wawako menuturkan itu, akibat roboh gedung bangunan di Sekolah Ulil Abab Palembang jalan Sematang Borang, Selasa (5/7/22).

Pantauan di lapangan terlihat garis kepolisian yang berwarna kuning yang mengelilingi bangunan yang roboh tersebut.

Bangunan roboh ini merupakan bangunan rumah tinggal yang memang lokasinya masih di lingkungan sekolah yayasan Ulil Abab. Namun bangunan itu, tertimpa bangunan sekolah yang akan dibangun.

Dia sengaja datang karena mendapatkan informasi akibat itu ada korban jiwa dan luka-luka.

“Jadi saya hari ini secara langsung mengecek bangunan yang roboh itu,” katanya.

“Dan kita percaya kan saja kepada pihak-pihak kepolisian, nanti mereka yang melakukan penyelidikan dan beri statement apa yang membuat bangunan ini roboh,” ucapnya

Ia menuturkan ini menjadi peringatan yang besar sekali bagi Fitri untuk mengingatkan dinas terkait terutama Dinas Pendidikan Kota Palembang, bahwa nanti setiap-setiap sekolah nanti diuji kelayakan bangunan nya sekarang rata-rata bangunan sekolah 2 sampai 3 lantai.

“Mungkin ini peringatan dari Allah untuk lebih memerhatikan sekolah-sekolah yang ada di Kota Palembang karena mengingat ada 200 sekolah SD dan sekitar 60an sekolah SMP,” tuturnya.

Tentu ini menjadi tanggung jawab Pemkot Palembang dan saya menginstruksikan kepada dinas terkait untuk segera menguji seluruh bangunan-bangunan sekolah. Hal itu baik dari sekolah negeri maupun swasta agar nanti anak-anak sebentar lagi aktivitas sekolah hampir mulai harus dalam kondisi yang aman.

Untuk korban satu meninggal (tukang) pihak owner nya sudah bertanggung jawab, dan anak tetangga yang terluka-luka.

Sementara itu Yayasan Sekolah Ulil Abab Palembang Kuntadi Pembina Yayasan mengatakan, ini merupakan musibah, untuk bangunan ini sebenarnya untuk bangunan rumah tinggal untuk pengelola, bukan untuk aktivitas sekolah.

Untuk sekolah masih banyak kelas karena setiap ajaran tahun baru kami selalu menyiapkan 2 kelas.

“Untuk struktur sudah selesai tinggal pemasangan kusen dan sekat-sekat kamar. Ini kami punya IMB dari tahun 2019, akan tetapi pembangunan ini memiliki jeda karena biaya,” katanya.

Untuk korban jiwa yaitu Agus (50) pihak sekolah Yayasan Ulil Abab akan memberikan kepada 3 anak putra putri nya akan mendapatkan beasiswa sampai jenjang pendidikan SMA.

Untuk korban luka-luka tersendiri sudah ada tanggung jawab dari pemilik Yayasan Ulil Abab dan keadaannya sudah membaik.