Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi

Detak-Palembang.com – Sat Reskrim Polrestabes Palembang akhirnya menangkap dua dari beberapa pelaku pengeroyokan Bimo (19) juru parkir sempat viral di media sosial (Medsos).

Keduanya Syahril Efendi (42) dan Ibrahim (39) ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes berdasarkan jejak CCTV yang viral di Medsos tersebut.

Saat di wawancara Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, jangan melakukan aksi main hakim sendiri. Dia menegaskan negara kita memiliki hukum telah menjadi norma yang harus ditaati semua elemen masyarakat.

“Motif awal kita ketahui para pelaku tergabung dalam Organisasi Masa (Ormas), mereka menyebut menjadi korban. Akhirnya mendatangi Bimo ternyata salah sasaran. Seharusnya melaporkan kejadian itu jangan malah main hakim sendiri. Karena hukum itu ada, dan harus kami tegakkan,”kata Tri dibincangi di lobby Mapolrestabes Palembang, Rabu (1/5/22).

Diakuinya pihaknya awalnya mengamankan 3 orang untuk di mintai keterangan. Lantaran satunya setelah diperiksa tak terlibat telah kembali pulang.

“Kedua pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Tentunya berdasar rekaman CCTV akan kita cari lagi siapa yang terlibat pengeroyokan,”pungkasnya.

Kasus pengeroyokan Bimo terjadi, di depan Toko MM Agung Jalan AMD Talang Jambe, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis 28 April 2022, sekitar pukul 14.30 WIB.

Bahkan video pengeroyokan viral di Medsos hingga membuat publik geram. Bahkan beberapa waktu lalu Ibu Bimo sempat mendatangi Mapolrestabes Palembang agar para pelaku pengeroyokan anaknya segera ditangkap.