1 keluarga disiram air keras di Kertapati

Detak-Palembang.com – Warga Kertapati digegerkan dengan kabar 1 keluarga disiram air keras oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTD).

Kejadian itu di Jalan Ki Merogan, Kemas Rindo, Kertapati, Palembang, Kamis (2/6) sekitar pukul 19.30 WIB.

Bahkan nyaris merenggut nyawa satu keluarga tersebut terjadi di kediaman korban,

“Pelakunya itu ramai adalah sekitar 20 orang,” kata salah satu korban, DN (17), ditemui wartawan di lokasi kejadian, Jumat (3/6/2022).

Tanpa sebab, kata DN, mereka melakukan penyerangan dengan menggunakan air keras, kayu dan pisau.

“Saya tidak tahu masalahnya apa, tiba-tiba mereka menyerang pakai air keras, kayu dan pisau. Saat itu saya sedang main hp,” kata DN.

Usai menyerang DN, para pelaku kemudian memaksa masuk ke dalam rumah satu keluarga yang menjadi korban.

“Mereka masuk ke dalam rumah dengan mengibas-ngibaskan air keras,” kata korban lainnya, Masnoni (42).

Masnoni selaku pemilik rumah mengaku tak tahu sebab mereka melakukan aksi kekerasan itu. Katanya, akibat kejadian itu total tujuh orang yang mengalami sejumlah luka bakar di beberapa bagian tubuh.

“Korbannya satu keluarga, tapi korbannya ada tujuh orang, dua diantaranya orang lain. Saya tidak tahu kenapa bisa begini, diduga pelakunya dari beda lorong,” katanya.

Menurutnya ketujuh korban yang mengalami luka bakar akibat kejadian tersebut yakni ia sendiri, AS (63), MS (13), ZZ (52) dan MN (54), AT (45) dan DN (17).

Kapolrestabes Palembang Deadline 12 Jam Anggota Sudah Tangkap Pelaku

Sementara Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol M Ngajib saat dimintai konfirmasi hal tersebut mengatakan jika ia menargetkan kepada jajarannya untuk menangkap para pelaku penyiraman air keras dalam waktu kurang dari 12 jam.

“Saya targetkan anggota untuk menangkap para pelaku dalam waktu kurang dari 12 jam. Saya tekankan kepada para pelaku agar menyerahkan diri, dan jangan bertindak melawan hukum karena kami tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas jika berusaha melawan saat upaya penangkapan,” tegasnya