Wawako dan BSI berikan bantuan kepada penderita stunting

Detak-Palembang.com – Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda mengimbau agar ibu hamil wajib melaporkan ke puskesmas dan posyandu.

Hal itu dikatakannya, saat memberikan bantuan kepada anak beresiko stunting bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kelurahan 2.Ulu Kecamatan SU I, Rabu (29/6/22).

“Ibu hamil beresiko stunting wajib melaporkan ke Puskesmas dan Posyandu. Tentunya agar kita bisa mengulangi bertambah angka stunting di Palembang,”katanya.

Menurut Ketua Penanggulangan Stunting Palembang ini, angka stunting di Palembang 1000 anak atau bayi di bawah 5 tahun.

Dilanjutkannya angka itu masih tergolong kecil untuk jumlah penduduk Palembang 1,6 juta jiwa secara persentase 1 persen.

“Namun kita akan mengurangi jumlah itu dengan cara memberikan pelayanan kesehatan dari Puskesmas dan Posyandu juga memberikan bantuan. Kendati angka 1000 belum bisa terurai karena anak harus di atas 5 tahun baru kondisi stunting dikatakan normal. Selama kontrol agar kehidupan jauh lebih normal,”jelasnya

Finda nama sapaan Wawako juga mengimbau kepada perbankan di Palembang dan perubahan atau institusi agar bisa bekerjasama. Dia berharap bantuan seperti yang dilakukan BSI dapat dijadikan contoh.

“Saya memberikan apresiasi kepada BSI, semoga hal ini bisa di contoh pihak-pihak lain,”pungkasnya