Pelaku saat ditangkap dan dibawa ke Polrestabes Palembang

Detak-Palembang.com – Pelaku pelecehan seksual sodomi dan oral terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) berinisial SU, akhirnya ditangkap anggota Unit Pidana Umum (Pidum) bersama Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Selasa (10/5) pukul 21.20 WIB.

Pelaku yakni Arisman (45) warga Sekip, Kecamatan Kemuning Palembang ditangkap di tempat saudara perempuannya di Kabupaten Pali tanpa perlawanan dan pelaku hanya bisa tertunduk saat dijemput anggota kepolisian.

“Anggota kita langsung membawa pelaku ke Mapolrestabes Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut, ” ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi, Rabu (11/5).

Dirinya menuturkan, bahwa usai kejadian pelecehan terhadap anak terhadap korban, pelaku langsung kabur ke rumah saudaranya di daerah Pali.

“Untuk saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan anggota kita dan akan kita lakukan pengembangan kasus ini,” katanya.

Atas ulahnya pelaku akan dijerat UU No 1 Tahun 1946 tentang barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Sementara itu, pelaku Arisman mengakui perbuatannya tersebut telah melakukan pelecehan terhadap korban.

“Sudah sering saya melakukan itu terhadap korban dengan mengajak korban makan barulah saya melancarkan aksi tersebut,” aku dia.

Dirinya menuturkan, bahwa terlebih dahulu ia memasukkan rudalnya ke bagian anus dan barulah korban ia suruh oral rudal miliknya.

“Karena tidak ada yang suka dengan saya, terlebih saya juga pernah menjadi korban semasa kecil sehingga lakukan itu kepada korban yang sudah saya anggap keluarga sendiri,” tambahnya.

Dirinya menjelaskan, bahwa ia kabur pada Ahad (8/5) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Saya kabur naik travel ke tempat saudara perempuan saya di Pali,”ucapnya