Pengadilan Negeri Palembang

Detak-Palembang.com – Hakim Pengadilan Tipikor Palembang, Ardian Angga SH MH, mengungkapkan, Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel (BSB) menjabat saat dugaan kasus korupsi kredit modal kerja Bank Sumsel Babel rugikan negara Rp 13 miliar harusnya juga bertangungjawab.

Hal itu dikatakan Hakim saat mencecar mantan Dirut BSB Mohammad Adil dihadirkan menjadi saksi dalam sidang Aran Haryadi (Pimpinan Divisi Kredit Bank Sumsel Babel), dan Asri Wisnu Wardana (Pegawai Analis Kredit Bank Sumsel Babel) di Pengadilan Tipikor Palembang, Rabu (27/4/2022).

“Terkait dokumen-dokumen pemberian kredit yang mengakibatkan kerugian negara Rp 13 miliar lebih dalam perkara ini, saksi selaku Dirut Bank Sumsel Babel harusnya juga bertangungjawab. Sebab Bapak itu Dirut,” kata Hakim

Hakim menanyakan terkait adanya penggantian jabatan terdakwa Asri Wisnu Wardana yang hanya satu hari digantikan oleh pegawai BSB bernama Karisna.

“Dalam perkara ini jabatan Asri Wisnu Wardana sempat digantikan oleh pegawai BSB bernama Karisna. Bahkan penggantian jabatan tersebut disaat proses pencairan kredit dilakukan. sebagai Dirut apakah lazim mengganti jabatan hanya satu hari seperti itu,” tegas Hakim.

Dijawab M Adil, jika hal itu sudah sistemnya dimana jika ada pegawai tidak masuk kerja maka pekerjaan jabatannya digantikan pegawai lainya.