Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto

Detak-Palembang.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang bersama Forum Honorer (FH) Palembang mengusulkan 447 tenaga honorer ke Kemdikbud RI, diajukan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu diutarakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, mengingat dalam rasio 10 tahun Palembang mengalami moratorium baik dari tenaga pendidik dan teknis.

“Tentunya ini berdasarkan atas landasan dasar dana pembiayaan gaji yang bersumber dari Dana alukasi umum (DAU). Di dalam DAU itu sendiri ada gaji untuk P3K ,”katanya saat Rapat di Ruang Rapat Setda Palembang, Selasa (5/3/22)

Menurutnya Palembang mengalami kekurangan guru 4477 belum lagi ditambah tenaga pendidikan seperti Operator, Tata Usaha (TU). Perpustakaan dan penjaga sekolah.

“Padahal juga setiap kali juga banyak yang pensiun,”jelasnya

sampaikan kepada Pak Sekda bahwa di tahun 2023 mendatang suka tidak suka, mau tidak mau semua tenaga honorer akan distop.

Diakuinya pada tahun 2023 suka tidak suka honorer di Palembang harus di stop.

“Hal ini sudah kami sampaikan kepada Pak Sekda,”jelasnya.

Sekali lagi Zulinto mengaku solusi terbaik tenaga honorer di Palembang harus menjadi pegawai PPPK.