Detak-Palembang.com – Pagaralam , SUMSEL – Majelis Dzikir At-Thohir mengadakan tabligh akbar dan santunan ratusan anak yatim yang berlangsung di Masjid Al-Akbar, Gunung Gare, Kota Pagar Alam pada, Jumat (25/3).

Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni menyambut baik Majelis Dzikir binaan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Menurutnya, kehadiran kelompok masyarakat yang aktif mengadakan kegiatan keagamaan dapat memberikan kebaikan bagi daerah.

Walikota mengajak jamaah majelis dzikir agar terus memperbanyak kegiatan keagamaan seperti ini dari tingkat kota hingga ke kecamatan.

“Harapannya ke depan dengan hadirnya Majelis Dzikir At-Thohir ini akan lebih banyak kelompok-kelompok yang menyiarkan Islam ini. Kan ada lima Kecamatan dan bagusnya membuat kelompok-kelompok seperti ini. Nah ke depan pengurus terus melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini,” kata Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni.

Kegiatan bertajuk silaturahmi Ulama dan santunan yatim ini dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pagar Alam, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Pagar Alam, para kepala dinas, perwakilan Kapolres, para Camat dan kepala-kepala desa di Pagar Alam.

Selain tabligh akbar dan santunan ratusan anak yatim, Walikota Pagar Alam juga bertindak sebagai saksi atas pelantikan Pengurus Majelis Dzikir At-Thohir Kota Pagar Alam yang diketuai oleh Ustadz Ahmad Nizom.

Walikota Alpian juga menyampaikan selamat kepada pengurus Majelis Dzikir At-Thohir Pagar Alam yang baru saja dilantik. Dikatakannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam menyambut baik majelis dzikir yang dibina oleh Menteri BUMN Erick Thohir ini.

“Saya mengucapkan selamat atas dilantik dan dikukuhkan pengurus Majelis Dzikir At-Thohir Kota Pagar Alam, dalam hal Pemkot Pagar Alam menyambut baik kehadiran Majelis Dzikir At-Thohir, dan juga mendukung tabligh akbar dan dzikir bersama ini,” kata Alpian Maskoni.

Alpian pun berharap ke depan, kegiatan tabligh akbar dan dzikir bersama seperti ini terus digelar. Namun, orang nomor satu di Kota Pagar Alam ini meminta agar para kaum laki-laki lebih banyak lagi hadir dalam acara keagamaan.

“Hingga kini masih menjadi PR bagi kita, kenapa setiap acara seperti begini yang hadir lebih banyak ibu-ibu. Bagusnya itu 60 persen ibu-ibu dan 40 persen bapak bapak,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dzikir Pagar Alam Ustadz Ahmad Nizom mengatakan, dengan hadirnya majelis dzikir ini akan memberikan keberkahan dan kemajuan kepada ‘Bumi Basemah Kota Perjuangan’ ini.

“Dengan hadirnya Majelis Dzikir At-Thohir dan tabligh akbar dan dzikir bersama muda-mudahan Pagar Alam dapat lebih maju, lebih baik lagi ke depan,” ujar Ustadz Ahmad Nizom.

Ustadz bergelar magister pendidikan agama itu berharap, kegiatan tabligh akbar dan santunan anak yatim ini terus dilaksanakan di Kota Pagar Alam, dan juga dilakukan kegiatan-kegiatan lain dalam menyiarkan Islam, serta kegiatan yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Tentunya kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di Kota Pagar Alam ini dan semoga kita selalu dalam keadaan sehat. InshaAllah kita akan terus melaksanakan kegiatan seperti ini, dan berikutnya tentu akan diisi dengan kegiatan-kegiatan lain yang sangat bermanfaat, tentu untuk kebaikan ekonomi masyarakat di Pagar Alam ini,” ucapnya.

Ustadz Ahmad Nizom juga mengakui, pengurus yang baru saja dilantik ini akan terus berkoordinasi dengan pengurus Provinsi dan Pusat, terutama dengan Pembina Umum Majelis Dzikir At-Thohir agar program memakmurkan masjid terus dilakukan di Kota Pagar Alam.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan pengurus pusat dan Provinsi, terutama dengan bapak pembina utama Bapak Erick Thohir dalam memakmurkan masjid-masjid di Pagar Alam ini,” jelasnya.

Ketua Majelis Dzikir At-Thohir Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ustadz Buya Imam Warmansyah mengatakan, dengan hadirnya orang nomor satu di Kota Pagar Alam ini menandakan kepedulian dan perhatian besar Pemerintah kepada rakyatnya dalam menggelar acara keagamaan.

“Ini menandakan bahwasanya pemerintah kota Pagar Alam telah memiliki kepedulian, perhatian yang besar terhadap warga masyarakatnya terutama dalam segi keagamaan,” kata Ustadz Imam Warmansyah.

Dikatakan Ustad Imam Warmansyah, dengan bersatunya Pemerintah, ulama dan masyarakat maka Allah SWT akan mencurahkan rahmah dan berkah ya kepada kota Pagar Alam ini.

“Artinya, ketika Pemerintah bersatu dengan masyarakat, ditambah dengan para ulama ini sudah cukup menjadikan Allah SWT menatap kota ini dengan rahmah, dan tercurah berkah kepada kita semua,” ucapnya.

“Dikesempatan ini kami pengurus mau menitipkan salam dari bapak pembina kita, Bapak Haji Erick Thohir, alhamdulillah beliau telah menjadikan contoh pada kita bagaimana bakti seorang anak kepada orang tuanya, bukan hanya wakafkan masjid tapi beliau mewakafkan yang bisa meramaikan masjid,” paparnya.