Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Terjadi perkelahian antara Misra Wijaya alias Kemis (42) warga Jalan Rawas, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Palembang dengan Herwanto (27) tukang parkir di Pasar Satelit Sako Palembang berujung maut. Salah satu korban meregang nyawa setelah ditusuk tersangka, Minggu (27/03). 

Cekcok keduanya dipicu karena korban minta uang kepada tersangka yang kerap membuat onar di wilayah pasar. Berdasarkan informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

”Sempat terjadi saling kejar, aksi duel itu berakhir di tepi Jalan Kampar, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang yang menjadi lokasi korban tewas terkapar bersimbah darah,” ujar, Gustaf salah seorang pengendara yang lewat di tempat kejadian.

Korban Misra Wijaya alias Kemis, tewas setelah mengalami tiga luka tusuk di tubuhnya.

Sementara itu, Herwanto (27) tersangka yang terlibat duel dengan korban mengatakan, awalnya dia hanya ingin berusaha membela diri saat peristiwa itu terjadi.

“Dia duluan yang keluarkan pisau. Dia juga duluan yang tusuk saya,” kata Herwanto yang kini sudah diamankan di Polsek Sako Palembang sekitar satu jam setelah kejadian.

Kesehariannya, Herwanto bekerja sebagai salah satu tukang parkir di Pasar Satelit Sako Palembang. Disaat itu, dia yang sedang menjalankan pekerjaannya, didatangi oleh korban lalu meminta uang.

Kami sudah maklum, dia (korban) memang sering minta uang ke kami tukang parkir. Biasanya kami kasih Rp 2 ribu atau Rp 4 ribu sudah cukup. Tadi siang juga dia datang, saya kasih Rp 2 ribu terus dia bilang terima kasih,” ungkapnya.

Namun tanpa diduga korban lalu masuk ke ruko yang parkirannya dijaga oleh tersangka. Herwanto telah mengetahui bahwa korban sering membuat onar di pasar, tersangka lalu berusaha agar tidak terjadi kekacauan.

Akan tetapi upaya itu nyatanya ditanggapi emosi oleh korban yang langsung mengeluarkan pisau ke arah tersangka. Tersangka sempat menghindar dari pembacokan, akan tetapi senjata itu akhirnya mengenai tubuh tersangka hingga membuatnya emosi.

“Saya awalnya mengelak, tapi kena saya juga. Akhirnya karena saya kesal, saya ambil pisau milik pedagang di warung mie. Saya kejar dia terus saya tusuk juga,” ucapnya.

Usai kejadian itu, tersangka yang mengalami empat luka tusukan di tubuhnya langsung dilarikan warga ke rumah sakit terdekat. Dari keterangan tersangka, dirinya tak mengetahui bila korban kehilangan nyawa akibat duel tersebut.

“Rencana saya ke rumah sakit juga sekalian mau visum. Saya mau buat laporan polisi, tapi rupanya dia yang meninggal,” ungkapnya.

Tersangka mengaku sangat menyesal dengan apa yang sudah terjadi.

“Tahu begini, saya tidak akan tegur dia waktu masuk ke dalam kantor. Saya tidak mau ada kejadian begini,” ujarnya dengan nada menyesal.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kapolsek Sako Kompol Evial Kalza mengatakan, tersangka masih akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait aksi duel berujung maut tersebut.

“Sedangkan untuk korban saat ini jenazahnya sudah di rumah sakit. Sudah diurus oleh pihak keluarga,” ujarnya. (*)