AJI Palembang

Detak-Palembang.com – AJI Palembang mengutuk aksi pengancaman yang menimpa Agus Harizal, Pemimpin Redaksi (Pemred) Suara Nusantara (SN) dan Koransn.com.

AJI Juga mendesak agar penegak hukum mengusut kasus ini hingga tuntas.
Agus Harizal sebelumnya melapor ke Polda Sumsel atas pengancaman yang diterimanya terkait karya jurnalistik yang dipublikasikan Koransn.com.

Karya jurnalistik itu berjudul NPHD Masjid Sriwijaya yang Ditandatangani Akhmad Najib Melanggar Undang-Undang (https://koransn.com/nphd-masjid-sriwijaya-yang-ditandatangani-akhmad-najib-melanggar-undang-undang/)

Dari informasi yang diterima AJI Palembang, Agus Harizal diancam oleh orang tidak dikenal melalui pesan whatsapp. Agus diancam akan disiram dengan cuka para (cairan asam).

Pengancaman ini jelas-jelas perbuatan pidana dan upaya menghalangi kerja-kerja jurnalistik yang dijamin oleh Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

AJI Palembang meminta kepada masyarakat menghormati kerja-kerja jurnalistik. Sebab, tugas para jurnalis adalah memberikan informasi bagi kepentingan public juga.

AJI Palembang meminta pihak-pihak yang merasa keberatan dengan produk jurnalistik untuk menempuh mekanisme sesuai UU Pers.

“Mekanisme dimaksud, yakni hak jawab maupun hak koreksi. Bukan bertindak secara kekerasan, apalagi dengan ancaman yang sangat mengerikan itu,”kata Ketua AJI Palembang Prawira Maulana

“AJI Palembang mendesak agar polisi segera mengusut kasus ini. Ini sangat penting bagi terjaganya kemerdekaan pers dan juga memberikan keadilan,”pungkasnya