Wakil Wali Kota (Wawako) Fitrianti Agustinda langsung berkunjung ke rumah nenek Hj Ety

Detak-Palembang.com – Seorang nenek berumur 72 tahun bernama Hj Ety diinformasikan warga tak diurus keluarganya. Bahkan nenek itu pernah jatuh dari lantai 3 rumahnya.

Hal itu didengar oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Fitrianti Agustinda langsung berkunjung ke rumah di rumah susun RT 43 Blok 44 lantai 3 Kecamatan Bukit Kecil, Senin (21/2/22).

Saat bertemu nenek Ety Wawako meneteskan air mata. Lantaran nenek Ety melihat Wawako meneteskan air mata.

“Saya sedih lihat nenek, kalau keluarga tidak mau urus! Biar kami yang urus biar ke panti jompo disana banyak teman dan ada yang urus nenek,”katanya.

Namun sayangnya saat ditemui pihak keluarga nenek Ety susah diajak berbicara. Dampaknya Wawako tidak bisa membawa nenek Ety ke panti jompo.

“Karena kalau kita bawa tanpa persetujuan keluarga juga salah,”ucapnya saat dibincangi Detak-Palembang.com, Senin (21/2/22).

Namun Finda nama sapaan Wawako berjanji kepada nenek Ety akan datang lagi 1 minggu. Apabila keluarga tidak mengurusnya dia akan membawa ke pantai jompo milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

“Kita tunggu saja 1 minggu, apabila tidak diurus kami yang akan urus nenek Ety,”pungkasnya

Sementara itu Ketua RT 43 Iih mengatakan, nenek Ety mempunyai 3 anak. Namun anak-anaknya meninggalkan di rumah bersama cucunya. Namun cucunya lebih mengutamakan keluarga dibandingkan mengurus nenek Ety.

“Pernah jatuh dari lantai 3 kami gotong ke rumah lagi. Makanya saya bersama warga melapor ke Ibu Wawako untuk dibawah ke panti jompo saja,”katanya