sidang putusan Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang

Detak-Palembang.com – Hakim tunggal Edi Saputra Pelawi menolak gugatan Praperadilan dilayangkan Selebgram Al Naura Karima Pramesti berkaitan dengan status tersangka dan penahanan dalam kasus dugaan investasi bodong. Dia menilai, penetapan status tersangka sudah sah dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Untuk itu, seluruh permohonan yang diajukan ditolak seluruhnya. Demikian hal itu disampaikan dalam sidang putusan Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Senin (14/2/22).

“Ditolak! Oleh karena itu bukti surat dan saksi tidak relevan lagi untuk di buktikan,”ungkap Edi Saputra Pelawi diruang sidang.

Lalu dia menyampaikan jika penyidikan yang dilakukan polisi telah sah. Bahkan, sebelum meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan, juga telah melalui aturan yang berlaku.

Welly Anggara SH MH pengacara korban pelapor

Menanggapi hal itu Welly Anggara SH MH pengacara korban pelapor mengatakan, putusan hakim sesuai dengan harapan mereka.

“Sesuai harapan kami, tentunya kedepan kasus akan terus dilanjutkan,”katanya

Diakuinya proses kedepan tidak akan terjadi pedamaian. Lantaran kasus telah berjalan dan proses hukum akan diteruskan.

“Saya rasa tidak ada lagi damai. Kami harap sesegera mungkin berkas bisa dilimpahkan untuk disidangkan,”pungkasnya

Hendra Jaya SH MH Kuasa Hukum Al Naura (menggunakan dasi merah)

Terpisah Hendra Jaya SH MH Kuasa Hukum Al Naura mengatakan, pihaknya menerima keputusan yang diberikan hakim. Namun kedepannya mereka akan berupaya kelangkah proses Perdata.

“Tentunya kami menerima putusan hakim. Kedepannya kita akan coba jalur penyelesaian secara Perdata,”jelasnya

Diberitakan sebelumnya kasus penipuan investasi bodong terkuak di Palembang ternyata terlapor merupakan selebgram atau influencer. Berdasarkan informasi total aksi penipuan dilakukan terlapor mencapai ratusan juta.

Aksi itu diketahui setelah salah satu korban membuat laporan ke Polsek IB I dengan nomor : STPL / 564-B1/ IX/2021/IB.I/Restabes/Polda Sumsel.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum Septalia Furwani SH MH kliennya berinisial CB merupakan karyawan BUMN telah menjadi korban.

Lalu pihaknya melaporkan terlapor merupakan selebgram dengan akun instagram @alnauraakp.