Detak-Palembang.com PALEMBANG – Wakil Bupati nonaktif Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Drs Johan Anuar, SH, MM, meninggal dunia pada Senin, (10/1) di RS Siti Khadijah Palembang sekitar pukul 07.30 WIB. Johan menjalani perawatan sejak Juni 2021 lalu setelah diketahui mengidap kanker otak dan paru-paru. 

Beredarnya kabar duka tersebut pun dibenarkan Kuasa Hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati. “Iya meninggal. Tapi saya hubungi keluarganya dulu. Nanti saya hubungi lagi,” ujar Titis saat dihubungi.

Titis mengatakan, mulanya kesehatan Johan mulai menurun sejak divonis penjara delapan tahun oleh hakim Palembang, Mei 2021 atas kasus korupsi lahan kuburan. Hingga akhirnya Juni mulai dirawat, dan Agustus 2021 hakim Pengadilan Tinggi Sumsel melakukan pembantaran terhadap Johan agar bisa menjalani operasi.

“Pertama di RSPAD Jakarta, Agustus 2021 pak Johan menjalani operasi di kepala beliau. Diagnosa dokter memang kanker di kepala. Setelah menjalani pembedahan, CT Scan, MRI, itu sudah menjalar ke paru-paru sehingga dirawat di RSMH Palembang,” ujar Titis.

Setelah statusnya dibantarkan oleh Hakim Pengadilan TInggi Sumsel, Johan menjalani perawatan di RSMH Palembang sejak Agustus. Johan menjalani perawatan radioterapi dan kemoterapi setelah dinyatakan kanker otak dan paru-parunya stadium 4B.

Titis berujar, terkait perkara yang masih dijalani oleh Johan, saat ini masih dalam proses penuntutan jaksa di Mahkamah Agung.

“Hak penuntutan dari KPK harusnya sudah gugur karena berdasarkan pasal 77 KUHAP karena meninggal dalam proses penuntutan. Harusnya dari KPK sudah tidak ada lagi tuntutan uang pengganti, dan lain lain kepada keluarga,” ujar dia.

Saat ini jenazah masih berada di RSI Siti Khadijah Palembang dan sedang bersiap disemayamkan di rumah duka di Baturaja, OKU. Setelahnya, 

Almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga di TPU Tanjung Baru.