Detak-Palembang.com – Palembang , Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sidak ke pasar diwilayah hukum kota Palembang guna memastikan keamanan dan kebersihan makanan yang dijual pedagang di pasar tradisional dari zat berbahaya.

Pasar tradisional di kawasan 26 Ilir Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Rabu (5/1/2022) pagi, menjadi sasaran Fitrianti Agustinda.

Setiba dilokasi Fitri, tanpa aba aba, langsung mengambil 23 sampel makanan yang kerap disalahgunakan pedagang untuk dicampur zat berbahaya, seperti tahu, mie, cincau, dawet, kerupuk serta beberapa jenis kue.

“Dari 23 sampel yang telah kita ambil, seperti tahu, mie, cincau, dawet, kerupuk serta beberapa jenis kue Alhamdulillah tidak ada yang mengandung zat berbahaya,” kata Fitri ungkap Fitri.

Tidak berpuas diri dengan tidak menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya, Fitri kembali mengambil sampel yang sama dari beberapa pedagang lain, hasilnya kembali sama.

“Kita bersyukur sekali, intinya masyarakat harus merasa senang karena tidak ada makanan yang mengandung zat berbahaya di pasar ini,” ungkapnya.

Diketahui, selain mengecek keamanan makanan di Pasar Soak Batok, Fitri juga sekaligus menindaklanjuti langsung beberapa laporan terkait kerusakan infrastruktur di Pasar Soak Bato.

“Ada beberapa informasi yang masuk bahwa ada beberapa yang mengalami kerusakan, tetapi kita juga telah mengarahkan Dirut PD Pasar untuk segera memperbaiki infrastruktur ini,” tungkasnya.

Bahkan, Fitri juga menggelilingi los los yang ada, tak luput los yang berada dilantai 2 pasar itu.

“Kita minta juga PD Pasar agak mengajak pedagang untuk mengisi los dilantai atas, sehingga tidak menimbulkan kesan semerawut dijalan,” ajaknya.