Detak-Palembang.com PALEMBANG – Segala cara dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi bencana banjir yang kerap terjadi di Kota Palembang. Selain membersihkan saluran air yang tersumbat dari sampah, pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII mendatangkan pompa mobile baru dengan kapasitas 500 liter per detik untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak banjir di Kota Pempek.  

Kepala BBWSS Sumatera VII, Maryadi Utama mengatakan, pompa baru telah diujicoba di Kolam Retensi Simpang Polda Sumsel. 

“Bersama dengan Dinas PUPR Kota Palembang melakukan penyedotan air di Kolam Retensi Simpang Polda Sumsel, sekaligus uji coba mesin pompa baru berkapasitas 500 liter perdetik bantuan dari pemerintah pusat,” ujar Maryadi, Jumat (7/1/2022). 

Dengan datangnya mesin pompa mobile berkekuatan 500 liter per detik tersebut, lanjut Maryadi, menambah jumlah mesin pompa mobile yang dimiliki sebelumnya hanya tiga unit mesin. Sebelumnya BBWS juga memiliki dua unit mesin lain yang berkapasitas 250 liter per detik. 

“Mudah mudahan kita dapat bantuan lagi, kita akan bantu memompa sehingga genangan semakin berkurang, bahkan saat ini kita juga membuka Posko Bencana Terpadu di kantor kita,” katanya. 

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari mengatakan, saat ini ada lima pompa yang disiagakan untuk mengantisipasi banjir yang terjadi.

“Pemkot Palembang ada 2 mesin pompa berkekuatan 200 liter per detik, dan BBWS ada 3 mesin jadi totalnya ada 5 yang siap digunakan jika hujan dengan intensitas tinggi kembali datang,” katanya. 

Saat ini, kata Bastari, Pemkot Palembang telah memetakan 11 lokasi titik genangan yang menjadi prioritas saat adanya hujan deras. 

“Dari 11 titik itu bisa kita antisipasi dengan 5 mesin pompa itu. Namun, saya rasa jumlah itu masih kurang. Tapi dengan jumlah itu sudah bisa mengantisipasi 11 titik genangan ini,” tutupnya.