Detak-Palembang.com Martapura – Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (ORDA) Kabupaten OKU Timur yakni H. Lanosin, S.T., resmi dikukuhkan ketua ICMI Provinsi Sumatera Selatan, acara itu bersamaan dengan pelantikan Ketua Lembaga Pembina Adat Komering H. Leo Budi Rahmadi yang dilantik Bupati OKU Timur. Prosesi ini dilaksanakan di Balai Rakyat Setda OKU Timur Kamis, (27/01/2022).

Dilantiknya Bupati OKU Timur sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2022-2027 serta H. Leo Budi Rachmadi, S.E., sebagai Ketua Lembaga Pembina Adat Komering periode tahun 2021-2026 yang dikukuhkan Bupati OKU Timur.

Uniknya, sebelum acara berlangsung kedatangan Bupati H. Lanosin, S.T bersama Ketua ICMI Provinsi Sumatera Selatan Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE., disambut tim kesenian arak-arakan memakai Jempana dari Lembaga Pembina Adat, bahkan Ketua ICMI Sumsel diberikan gelar kehormatan adat komering.

Sementara Ketua ICMI OKU Timur yang merupakan Bupati H. Lanosin, S.T., dalam pidatonya menyampaikan, pihaknya siap mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai Ketua ICMI yang baru, kedepan akan berupaya melaksanakan tugas bersama kepengurusan ICMI untuk memajukan kesejahteraan masyarakat sebagaimana ekonomi masyarakat naik meskipun masa pandemi Covid-19.

”Mudah-mudahan kita selalu dalam Istiqomah kedepannya demi menuju OKU Timur Maju dan Lebih Mulia dan bersama memajukan kesejahteraan masyarakat,” Jelasnya.

Ditambahkan, Ketua ICMI Provinsi Sumatera Selatan Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE., menyampaikan setelah mengukuhkan H. Lanosin, S.T., mengucapkan selamat, semoga di pundak Bupati OKU Timur kepengurusan ICMI membawa manfaat bagi masyarakat.

“Saya pesan kepada seluruh pengurus ICMI OKU Timur agar mensupport penuh untuk kesejahteraaan masyarakat”, ujarnya.

Beliau mengakui, sudah lama mengenal Kabupaten OKU Timur dari tahun 1980an silam dan beliau juga berterimakasih atas gelar yang diberikan kepadanya. “akan saya kenang dalam sejarah bahwa saya bagian warga OKU Timur”, pungkasnya.