Detak-Palembang.com – Lumajang Puluhan rumah di Kampung Renteng, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, terendam erupsi Gunung Semeru. Rumah-rumah itu terendam pasir setinggi 4 meter. Padahal warga menyebut, ketinggian rumah tersebut antara 5-6 meter.

Beberapa rumah hanya terlihat atapnya saja. Rumah-rumah tersebut berada di kawasan yang berdekatan dengan penambang pasir. Saat kejadian, kawasan ini dilewati lahar dingin. Area tersebut gelap gulita dan tak ada lampu penerang.

“Saat kejadian tersebut semua gelap seperti sudah malam. Ada warga yang bisa menyelamatkan diri ada yang tidak sempat lagi Jerit tangis warga bertetriak menyelamatkan diri , mereka terkurung dilokasi tersebut . (Sabtu ,4/12/2021)

Sampai haru Minggu (05/12/2021) jumlah korban akibat abu panas letusan Gunung Semeru Lumajang, Jawa Timur terus bertambah Sebagian besar korban, mengalami luka bakar dengan kondisi kulit melepuh dan mengelupas merah. Selain mengalami luka bakar , sejumlah warga di Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, mengalami sesak nafas. Dampak erupsi hujan abu vulkanik .

Menurut informasi petugas, korban terbakar sudah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.

“Sudah tertangani secara medis, kami akan berusaha maksimal. Langsung ke dinas saja mas, saya hanya petugas,” ujar salah satu petugas kesehatan wilayah Kecamatan Candipuro yang enggan disebutkan namanya.

Sampai berita ini diturunkan, didapat informasi dari BNPB 41 orang mengalami luka bakar, ada 13 orang dinyatakan meningga dunia l dan diperkirakan masih ada warga yang terjebak belum berhasil dievakuasi.