Detak-Palembang.com – Palembang , Jika melintasi Jalan Merdeka dari arah bundaran air mancur depan Masjid Agung Palembang ke arah walikota sejak beberapa waktu belakangan akan dihadapkan pada penyempitan jalur/badan jalan. 

Hal ini, karena tengah ada pengerjaan pemasangan pipa induk pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang, A. Bastari Yusak mengatakan, pengerjaan IPAL di Sei Selayur terus dilakukan dan dikejar.

Di mana, untuk kawasan Jalan Merdeka ini merupakan bagian dari pemasangan pipa yang akan dihubungkan ke induknya di Sei Selayur. 

“Pembangunan pipa IPAL ini mulai dari Monpera, kantor wali kota hingga ke induk IPAL di Selayur, dengan pipa induk ini sepanjang 8 kilometer,” ujar Bastari, Kamis (23/12/2021).

Bastari menjelaskan, pemasangan pipa induk di Jalan Merdeka ini menggunakan sistem pengeboran, bukan penggalian. Sehingga, tidak terlihat pemasangan pipanya karena pengeboran dilakukan di bawah jalan.

“Setelah terpasangnya pipa induk ini maka akan dilanjutkan dengan pemasangan saluran ke rumah warga termasuk ke kantor Pemkot Palembang,” Bastari menerangkan. 

Dia melanjutkan, IPAL Sei Selayur ini ditargetkan rampung pada awal 2023 dan beroperasi pada pertengahan tahunnya.

Pembangunan IPAL ini nantinya mencakup semua air limbah rumah tangga, saluran cucian, kamar mandi, sanitasi dan lainnya yang masuk dalam pengelolaan air limbah skala perkotaan. 

“Targetnya pemasangan pipa induk ini pada Januari mendatang. Yang pertama di kantor wali kota Palembang. Dan untuk progres pengerjaan sampai saat ini diperkirakan sudah sekitar 50 persen,” kata Bastari. 

Untuk diketahui, IPAL Sei. Selayur merupakan bantuan dari Hibah Pemerintah Australia. 

Saat ini proses pembangunan instalasi pipa induk dan booster (stasiun pompa) sepanjang 8,5 kilometer masuk dalam paket pengerjaan Hibah Australia dan ditargetkan selesai hari tahun 2022 ini .