Detak-Palembang.com – Jakarta , Pengamat politik Muslim Arbi meminta KPK turun tangan mengusut asal usul uang saham Rp 92 miliar yang dimiliki anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep.

Uang yang dimiliki putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dicurigai Muslim Arbi berasal dari pengusaha oligarki yang dapat manfaat dari kekuasaan

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, jika ada pengusaha yang ingin dekat ke Jokowi dan gelontorkan yang ke Kaesang sehingga bisa beli saham ratusan miliar, bisa dianggap sebagai gratifikasi.

“Karena apapun alasannya seorang Presiden tidak dibenarkan terima gratifikasi. Apalagi dari pengusaha yang bikin pendekatan,” kata Muslim Arbi, Jumat (17/12/2021).

“Kalau bikin pendekatan saja sudah berani si pengusaha itu berani gelontorkan harga saham sampai ratusan miliar, berarti si pengusaha pasti bidik bisnis yang nilai triliunan,” ujarnya lagi.

Sehingga, Muslim Arbi meminta agar aparat penegak hukum khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut asal usul uang yang dimiliki Kaesang tersebut.

“Atau bisa jadi itu duit oligarki yang dapat manfaat politik selama ini karena kekuasaan Jokowi. Kalau itu benar adanya, maka tudingan Jokowi didukung oligarki selama ini dengan kasus Kaesang borong saham ratusan miliar itu benar adanya,” pungkas Muslim.

Anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep diketahui telah memborong saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) senilai Rp 92 miliar pada 11 November lalu.

Hal ini kontan memicu banyak pertanyaan publik, terutama terkait sumber dana yang digunakan Kaesang untuk membeli saham hampir Rp 100 miliar tersebut.(*)

Sumber:Warta Ekonomi