Detak-Palembang.com – Palembang , Walikota Palembang Harnojoyo  meninjau beberapa titik genangan air di kota Palembang pada Sabtu (25/12) malam. Dengan didampingi langsung oleh Kepala Dinas PU-PR Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak tersebut menuju beberapa titik genangan air, yakni Simpang Lampu Merah Polda, Jalan R Sukamto, Jalan Nurdin Panji, Jalan Lingkaran 1 hingga lokasi Pompanisasi Sungai Bendung di Jalan Ali Gatmir

Walikota Palembang melalui Kepala Dinas PU-PR Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak menjelaskan, bahwa kondisi banjir yang saat ini terjadi di kota Palembang merupakan salah satu dampak kondisi cuaca ekstrim yang diiringi oleh tingginya curah hujan di kota Palembang. “Kalau curah hujan normal kita masih aman, dan Pompanisasi juga masih aman. Tinggal rekontrusi aliran air dari lokasi menuju pompa, baik dari saluran primer maupun di pompanya akan disesuikan dengan fenomena alam yang terjadi saat ini,” kata Bastari.

Diketahui sebelumnya, bahwa Stasiun Klimatologi, BMKG Sumatera Selatan mencatat Palembang dilanda hujan ekstrem dengan intensitas tertinggi sejak 31 tahun terakhir.

Dengan tingginya curah hujan yang terjadi sejak Sabtu (25/12) dini hari bahkan menyebabkan sejumlah genangan air di beberapa titik kota Palembang. Bahkan, menurut data Stasiun Klimatologi BMKG Palembang, curah hujan di Palembang bahkan mencapai 159.7mm. “Ini adalah rekor tertinggi curah hujan pada Bulan Desember sejak 31 tahun terakhir,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, Wandayantolis dalam keterangan tertulisnya. (rel)