Kepala Dinas Perindustrian Kota Palembang, Novran Hansyah Kurniawan,

Detak-Palembang.com – Palembang , Pemerintah Kota Palembang akan menghidupkan kembali ukiran atau kerajinan Leker. 

Kepala Dinas Perindustrian Kota Palembang, Novran Hansyah Kurniawan, mengatakan, kerajinan ini banyak diminati, seperti saat ada event internasional beberapa waktu lalu di Palembang.

“Kerajinan khas Kota Palembang ini tidak hanya Songket dan Jumputan saja. Tapi ada kerajinan Leker yang sekarang hampir punah,” katanya, Selasa (7/12/2021).

Leker dibuat dengan menggunakan bubut untuk membentuk kayu menjadi silindris atau bulat. Bagian permukaan Leker kemudian diamplas, lalu diberikan warna dasar dengan leker, kemudian dijemur sampai kering.

Setelah itu kayu-kayu dilukis dengan tinta. Motif yang dipilih biasanya seperti bunga atau tumbuhan lain juga dengan khas Palembang.

“Setelah diukir lalu dicat Prado. Sekarang pengrajin lekee berkurang, jadi perlu dipromosikan,” kata Novran. 

Ia menyampaikan, geliat industri di Palembang kembali normal setelah puncak pandemi beberapa bulan lalu. 

Para pemilik industri kecil menengah di Palembang saat ini sudah menerapkan pola perdagangan online akibat pandemi.

“Tidak hanya terpaku pada perdagangan secara konvensional saja. Memang belum semua IKM (Industri Kecil Menengah) digitalisasi, sehingga pemasaran ada yang belum lua. Kita akan kerja sama dengan Bank Indonesia, juga OJK,” ujar Novran. (*)