Detak-Palembang.com – Muaradua , Dihari kedua pertandingan Cabor Panahan Porprov Sumsel Ke XIII OKU Raya,
Dikejukan , dikarenakan ada Enam (6) orang atlet Panahan asal OKU Selatan (OKUS) yang sebelumnya di hari pertama menggondol 10 Emas, 5 Perak dan 1 Perunggu, dipulangkan. Pasalnya, mereka disinyalir bukan atlet asli Sumsel.

Hal tersebut berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah dewan juri, TD, official dan pelatih dari masing-masing kontingen Kabupaten dan Kota.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Kamis (25/11/2021), menyebutkan bahwa hasil rapat antara ketua KONI dari beberapa Kabupaten kota yang dihadiri oleh Sekretaris KONI Sumsel dan Dewan Hakim serta tim keabsahan, diputuskan untuk atlet yang berasal dari luar Sumsel tidak diperbolehkan lagi mengikuti pertandingan selanjutnya.

“Dari hasil rapat sidang yang dilaksanakan tadi yang dihadiri sejumlah ketua KONI dan pengurus KONI Provinsi Sumsel, diputuskan atlet yang berasal dari luar Provinsi Sumsel tidak diperbolehkan lagi mengikuti pertandingan selanjutnya,” kata salah satu official Kabupaten Kota yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, salah satu official peserta Panahan lainnya mengatakan dengan adanya keputusan tersebut, pihaknya berencana masih akan menggugat hasil pertandingan hari pertama yang didominasi oleh atlet asal OKU Selatan.

“Keputusan sudah diambil, dan kami pikir keputusan itu sangat tepat bijak dan adil. Namun kami masih akan menggugat hasil pertandingan di hari pertama. Sebab, keputusan ini secara menyakinkan bahwa atlet asal OKU Selatan yang kemarin meraih emas harus dianulir demi rasa keadilan. Jelas sudah bahwa atlet mereka yang bertanding kemarin merupakan atlet asal luar wilayah Sumsel,” katanya.