Pengamat Kebijakan Publik Kota Palembang Permana

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Siapa tidak kenal dengan Palembang, Kota besar yang sering menggelar event Internasional. Namun disisi lain juga identik menjadi Kota kumuh.

Hal itu karena Rumah Susun ada di jantung Kota Palembang atau pusat Kota tidak terawat dan kumuh membuat wajah Palembang jadi suram.

Dikutip dari dialog interaktif RRI Palembang bersama Pengamat Kebijakan Publik Kota Palembang Permana.

Dia menyebutkan, jumlah penduduk Palembang sudah mencapai 1,7 Juta pada tahun 2021. Dia menilai tidak hanya segera merevitalisasi Palembang juga harus menambahkan rumah susun lagi.

“Pertumbuhan penduduk di Palembang semakin tinggi. Jangan sampai jadi daerah yang menjadi penduduknya banyak tapi kumuh,”katanya

Dia menyebutkan, rumah susun adalah ikon Kota Palembang. Artinya apabila kumuh dan tidak terawat sama saja begitulah wajah Kota Palembang.

“Rumah susun ada di pusat Kota tentunya menjadi ikon Palembang. Harus segera di revitalisasi untuk perumahan warga jangan sampai kumuh dan tidak terawat,”jelasnya

Dia juga menyebutkan, apabila ada tamu yang datang melihat rumah susun kumuh. Tentunya perluh segera diperbaiki dan renovasi.

“Tamu datang ke Palembang kok banyak yang bergelantungan. Ini perluh ada renovasi dan perbaikan,”ucapnya

Disisi lain dia berharap pemerintah juga memikirkan penduduknya. Karena apabila tidak segera di revitalisasi keselamatan penghuni juga sangat dikhawatirkan

“Takutnya ambruk penduduk yang tinggal disana juga terancam sekarang,”pungkasnya