Kondisi rumah warga di Ogan Ilir Sumsel yang hancur akibat diterjang angin puting beliung (Detak-Palembang.com)
Kondisi rumah warga di Ogan Ilir Sumsel yang hancur akibat diterjang angin puting beliung (Detak-Palembang.com)

DETAK-PALEMBANG.COM, PALEMBANG – Angin puting beliung terjadi di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel), pada hari Minggu (24/10/2021) kemarin.

Ada lima desa yang dihantam angin kencang yang memporak-porandakan rumah warga. Yakni di Desa Sungai Lebung sebanyak 20 unit rumah rusak dan 1 unit rumah di Desa Sungai Ondok.

Lalu, Desa Harimau Tandang sebanyak 4 unit rumah, Desa Maju Jaya sebanyak 2 rumah dan 3 unit rumah di Desa Sungai Lebung Ulu Ogan Ilir Sumsel.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari BPBD Ogan Ilir, jika bencana angin putting beliung di sana.

“Pihak daerah setempat sudah mendata, jika ada korban dalam kejadian tersebut. Berdasar laporan ada 30 rumah yang rusak berat dan rata dengan tanah,” katanya, Senin (25/10/2021).

Dia mengungkapkan, BPBD Sumsel sudah menyiapkan bantuan logistik untuk para korban. Karena sebelumnya, BPBD Sumsel sudah mendistribusikan logistik ke daerah-daerah sebagai cadangan jika terjadi bencana.

“Sebenarnya kita sudah distribusikan bantuan untuk bencana di daerah. Namun jika memang kurang,akan kita suplai lagi,” ujarnya.

Menurutnya, bencana angin puting beliung memang termasuk salah satu bencana yang paling berpotensi dan sering terjadi di wilayah Sumsel. Apalagi saat pergantian musim seperti saat ini.

“Bencana seperti ini berpotensi terjadi di Sumsel, Ogan Ilir salah satunya. Karena bencana seperti ini biasanya terjadi di daerah yang luas dan terbuka seperti area persawahan dan sebagainya,” ucapnya.

BPBD Sumsel kembali mengingatkan dan meminta masyarakat, untuk berhati-hati dan waspada terhadap bencana ini.

Pasalnya, bencana susulan serupa berpotensi terjadi lagi. Terlebih saat ini peralihan musim, sehingga masyarakat harus waspada. Pemda setempat juga, lanjutnya, harus aktif dalam mengingatkan masyarakat di daerahnya.

Ditambahkan, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Ogan Ilir, Bahrus Syarif, mereka sudah mengecek langsung ke lokasi bencana angin puting beliung tersebut.

“Ada 20 rumah yang kondisinya rusak berat rata, dengan tanah dan 10 rumah rusak bagian atap dan dinding. Sebagian rumah panggung dan berdiri di area rawa,” ucapnya.