Banjir di Palembang sudah sangat meresahkan

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Bencana banjir di musim penghujan tengah di rasakan masyarakat Palembang. Hal lagi dicarikan solusi oleh Dinas PUPR Kota Palembang dan BMKG Sumsel.

“Musim hujan tahun ini datang lebih cepat dari perkiraan BMKG yang harusnya pada Oktober mendatang,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak, Kamis (2/9/2021).

Menurutnya, hujan deras kemarin pihaknya pun langsung turun tangga memantau titik-titik genangan air dan langsung melakukan tindakan langsung.

“Kemarin kita juga langsung turun dan langsung kita atasi. Memang berdasarkan laporan kemarin titik genangan ini cukup banyak,”ucapnya

Padahal, kata dia saat ini ada pengerjaan fisik untuk normalisasi Sungai Tengah dilakukan disaat hujan deras yang melanda Kota Palembang. 

“Inilah berdampak pada laju aliran air yang lambat karena masih ada pengerjaan konstruksi baik penguatan dinding, pengerukan dan lainnya yang ada di Sungai Bendung dan Sungai Sekanak . Dari pengerjaan di dua Sungai ini membuat aliran air terhambat,”tegasnya

Akan tetapi  sejauh ini lama genangan air tak seperti dulu. Semua genangan air surut dibawah enam jam. 

“Sekarang dibawah enam jam saja. Untuk di daerah KM 9 sudah tidak lagi tergenang namun masih harus menyelesaikan pembuatan kolam retensi agar air dari kawasan Kebun Bunga dan Bandara bisa diatasi,”ucapnya

Untuk mengatasi keadaan darurat ini, kata Bastari pihaknya juga menyiapkan 3 pompa mobile  atau pompa portabel yang diletakkan di jalan utama.

Seperti di Jalan Ahmad Yani, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Kapten A Rivai, Jalan Veteran, Jalan RE Martadinata. 

“Ada tiga pompa portabel dengan kapasitas 10 sampai 20 liter per detik dan tim satgas untuk percepatan penanganan yang siaga selalu agar ketika terjadi genangan bisa segera diatasi,”jelasnya

Dilanjutkannya, untuk total kesiapan sarana prasarana untuk penanganan genangan air, terdiri dari 8 Stasiun Pompa dan Kolam Retensi yang sudah dilakukan pengerukan. 

“Sebenarnya masalah genangan ini juga bisa diatasi kalau kita memiliki kolam retensi yang ideal. Namun saat ini kita masih memiliki 46 yang sudah ada tapi memang belum ideal kita butuh 77 agar masalah genangan ini bisa optimal, ” katanya.

Karena itu, ditahun ini Palembang merencanakan akan menambah kembali kolam retensi yang lokasinya di Keramasan dekat rencana pembangunan Kantor Gubernur seluas 10 Hektar. 

“Ini kolam retensi yang cukup besar yang akan menjadi solusi baru untuk mengatasi genangan air saat hujan deras,” pungkasnya