Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang, Ana Heryana

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Palembang terdampak Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tengah diajukan kembali Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap ketiga

Tercatat, hingga Agustus lalu, sudah 6.000 UMKM di Palembang yang mengajukan bantuan ke Kementerian Koperasi dan UKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang, Ana Heryana, mengatakan, program BPUM ini untuk membantu UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

“Sampai (12/8/2021) sudah 6.000 UMKM yang mengajukan usahanya ke Dinas Koperasi dan UMKM untuk tahap ketiga ini. Sekarang kita menginput data UMKM ini dan dikirimkan ke Kementerian Koperasi dan UMKM. Karena, yang menentukan apakah UMKM tersebut menerima bantuan atau tidak dari pusat,” katanya Jumat (3/9/2021).

Adapun syarat pendaftaran untuk dapat bantuan program ini, pelaku usaha atau UMKM harus menyertakan foto kopi KK, KTP, dan Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan.

“Berkasnya dikirim ke kantor lurah atau camat,”ucapnya

Ia menyebutkan, tahun ini penerima BPUM akan menerima bantuan sebesar Rp 1,2 juta. “Kalau tahun lalu Rp 2,4 juta,”ujarnya

Untuk tahun lalu, lanjut Anna, di Kota Palembang ada 58.321 UMKM yang menerima BPUM.

“Semoga saja tahun ini penerima BPUM di Palembang juga banyak.”pungkasnya