LSM datangin kantor Walikota saat menggelar demonstrasi

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pagi hari terlihat masa dari LSM Jaringan Anti Korupsi (Jakor) Sumsel melakukan demonstrasi di kantor Walikota Jalan Merdeka, Kamis,(16/9/2021),

LSM itu pun membentang spanduk putih bertuliskan, “Jakor Meminta Wali Kota Palembang Mundur, Terima Kasih.!!, ditulis dengan tinta warna merah.

Dalam orasinya Koordinator Aksi (Korak), Fadrianto terdengar menyampaikan menolak rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, menerima utangan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 177 miliar.

Disebutnya, itu akan menjadi beban Pemkot Palembang untuk dibayar sebagai hutang.

“Kami meminta kiat dan strategi bagaimana meningkatkan harta kekayaan, seperti halnya terkait kekayaan Wali Kota Palembang yang meningkat,”katanya saat berorasi

Bahkan dia mengancam kedepannya akan melakukan aksi lagi di gedung DPRD Palembang. Mereka menuntut agar Harnojoyo diberhentikan sebagai Walikota Palembang.

“Kami berharap, Wali kota Palembang bisa memberikan penjelasan dan klarifikasi apakah benar harta kekayaannya meningkat. Kalau memang benar, tolong ditingkatkan lagi PAD Kota Palembang. Kalo tidak mampu sebaiknya mundur dengan hormat jika tidak mau di mundurkan oleh rakyatnya,”pungkasnya

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan, PAD, Hukum dan Ham, Altur Febriansyah mengatakan, akan mempertimbangkan masukan, terkait peminjaman dana PEN.

“Wali Kota Palembang memutuskan suatu program apalagi menyangkut keuangan. Tentunya, dengan berbagai pertimbangan dan biasanya dirapatkan internal terlebih dahulu,” tuturnya

Altur mengungkapkan, langkah selanjutnya pihaknya masih menunggu kajian – kajian dan pertimbangan yang ada di Pemkot Palembang sendiri.

“Kami berharap, dapat menjelaskan secara transparansi terhadap dukungan Dana PEN tersebut. Kalau ini bermanfaat oleh orang banyak kenapa tidak dan ini juga di awasi oleh lembaga lain, kita kira tidak ada salahnya berjalan,” pungkasnya.