Detak-Palembang.com PALEMBANG – Untuk mempersiapkan pelaksanaan multievent Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VI tahun 2022 kompleks Jakabaring Sport City (JSC) akhirnya dilakukan peninjauan.

Hari ini Jumat,(10/9/2021) pada pukul 08.00 WIB KORMI Palembang mendampingi KORMI Nasional memantau JSC.

Sebelum melakukan pemantauan dilakukan rapat internal hingga pukul 12.00 WIB di ruang rapat pengelolaan PT.JSC. Lalu setelahnya barulah selama lebih kurang 20 menit melakukan pemantauan JSC dengan cara berkeliling menggunakan shuttle bus.

Ketua Ketua KORMI Palembang Zulfikar Muharrami mengatakan, berdasarkan hasil rapat internal tadi akan ada 20 induk olahraga akan dilaksanakan di Palembang yakni di JSC.

“Tadi rapat akan ada 20 induk olahraga yang akan dimainkan di JSC,”jelasnya.

Menurutnya pada pelaksanaan FORNAS VI tahun 2022 nanti Opening dan Closing Ceremony nanti disinyalir juga akan dilakukan di JSC tepatnya menggunakan stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ).

“Kedepannya tentunya kita akan terus lakukan sosialisasi kepada semua masyarakat di Palembang untuk turut mensukseskan pelaksanaan ini,”pungkasnya.

Ketua KORMI Nasional mengajak semua anggota rapat sebelum meninjau JSC

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Nasional Hayono Isman mengatakan, Fornas VI di Sumsel dan Palembang akan mempertandingkan 52 induk olahraga masyarakat yang diperlombakan.

Terdiri atas olahraga tradisional, permainan dan olahraga modern yang bersifat massal seperti tarik tambang, paralayang, Breakdance, Wushu, dan Perahu Bidar dan lainnya.

Fornas ini, kata dia, merupakan ajang olahraga yang berbeda dari olahraga prestasi. Misi besar Formas ini yaitu melestarikan budaya olahraga masyarakat baik daerah dan nasional yang dikompetisikan sehingga peran aktif masyarakat akan tumbuh.

Fornas VI dirasa istimewa karena memperlombakan cabang olahraga perahu Bidar yang merupakan olahraga warisan budaya Sumatera Selatan.

Khusus untuk cabor itu, akan disiapkan secara maksimal sebab dipersiapkan juga untuk pemecahan rekor nomor olahraga dayung dunia.

“300 hari ini akan dioptimalkan dengan baik kami akan melakukan koordinasi dengan OPD lintas sektoral untuk kelancaran acaranya,” katanya.