Kuasa Hukum Yayasan Bina Darma Palembang Anton Nurdin

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kuasa Hukum Yayasan Bina Darma Palembang Anton Nurdin mengatakan, pemasangan plang kepemilikan tanah dilingkungan kampus adalah bentuk premanisme.

“Plang ditancap gaya premanisme, itu akan kami laporkan,”kata Anton saat menggelar jumpa pers di Kampus B Bina Darma Selasa,(10/8/2021).

Menurutnya kepemilikan tanah dimiliki oleh Yayasan Bina Darma Palembang. Yayasan Bina Darma sendiri telah terdaftar di notaris. Pihaknya dari kantor hukum WBA tim kuasa hukum Yayasan Bina Darma rencananya akan mendaftarkan semua aset.

“Sekali lagi kalau mereka menilai tanah ini milik kliennya kenapa tidak atas nama mereka. Tanah ini milik Yayasan Bina Darma Palembang di beli dengan uang Yayasan bukan pribadi,”ujarnya

Diakuinya untuk gugatan atas kepemilikan tanah dilayangkan akan dilawan di pengadilan.

“Dan adanya tudingan kami mengadaikan tanah ke bank itu juga tidak benar,”pungkasnya.

Diberitakan Detak-Palembang.com sebelumnya, ada yang janggal dari Kampus Bina Darma, karena terlihat telah terpampang plang kepemilikan tanah. Hal itu membuat dugaan apakah kampus biru itu, memang benar menguasai tanah orang lain bukan milik Yayasan kampus tersebut.

Saat dikonfirmasi Tim Kuasa Hukum Dewi Puspita Ningsih,SH dan Wahyudi SH MH dari Kantor Hukum Tri Dewi and Partners membenarkan telah memasangkan plang karena Bina Darma disebut menguasai tanah milik orang lain yakni milik ketiga kliennya.

Bahkan saat pemasangan plang di Kampus A,B dan C. Diakuinya, sempat terjadi kericuhan dan bersitegang dengan satpam.