Jasmine Kayla Juditha, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) di Universitas Sriwijaya (Unsri) menjalani vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Merdeka Palembang (Detak-Palembang.com)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Ketersediaan vaksinasi Covid-19 di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), memang hampir menipis.

Untuk itu, warga Palembang sangat antusias ketika mendapatkan giliran mengikuti vaksinasi Covid-19.

Bahkan, di tempat fasilitas kesehatan (faskes) yang memiliki stok vaksin, diserbu oleh para warga Palembang, meskipun tempat tinggalnya bukan berada di lingkup faskes tersebut.

Jasmine Kayla Juditha, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) di Universitas Sriwijaya (Unsri) mengaku sengaja datang ke Puskesmas Merdeka Palembang untuk vaksinasi Covid-19.

“Memilih vaksin di sini, karena stoknya masih ada,” ucapnya, Senin (16/8/2021).

Alasannya memilih untuk divaksin, karena menurutnya bisa menjaga kesehatan. Selain itu juga, vaksin merupakan anjuran dari pemerintah.

Dia juga ingin menjaga orang-orang di sekitarnya, agar tidak tertular Covid-19 karena tidak ikut divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel Lesty Nurainy mengatakan, jika kendala pelaksanaan vaksinasi hanya masalah pada ketersediaan vaksin saja.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel pun, sudah mengajuk permintaan vaksin ke pusat sebanyak 150 ribu vial.

“Total vaksin yang sudah kita terima sebanyak 2.183.640 dosis dan sudah didistribusikan sebanyak 2.056.040. Lalu untuk stok di gudang vaksin masih ada sekitar 98.400 dosis,” katanya.

Dari 6,4 Juta target vaksinasi, lanjutnya, baru 1.042.951 vial yang sudah disuntikkan, atau 16,2 persen untuk dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua baru 9,8 persen.