Kasat Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Lorong Jambu di Kecamatan Gandus digerebek Sat Narkoba Polrestabes Palembang hingga video eksekusi penangkapan itu sempat viral di media sosial.

Hal itu terjadi pada Kamis (29/7) sekitar pukul 06.00 WIB. Alhasil, satu pengedaran berumur 19 tahun bernama Jui notabene masih ABG ini pun. Dia diciduk bersama dua orang lainnya berstatus orang tua pelaku Heriyanto (40) dan teman pelaku Ariansyah (24).

Saat jumpa pers Jumat,(30/7/2021), Kasat Narkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi menjelaskan, dia sengaja membawa dua orang lainnya saat pengerebekan itu sebagai saksi.

Lalu salah satu saksi pun diduga DPO kasus Curas dari kejaran salah satu Polsek di Palembang.

“Kita tangkap satu pelaku dan dua saksi. Sekaligus menjelaskan alasan kenapa dua orang lainnya kita amankan karena berstatus saksi. Bahkan salah satunya adalah DPO kasus Curas. Namun hasil tes kedua saksi positif narkoba mungkin juga akan kita rehabilitasi,”katanya.

Diakuinya pelaku adalah pemain lama penjual narkoba. Bahkan saat pelaku masih dibawah umur sekitar 17 tahun pernah ditangkap karena menjual sabu-sabu.

Dijelaskannya saat pengerebekan dia mengamankan barang bukti berupa dua bungkus narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4,21 gram, satu ball plastik bening, satu buah timbangan digital, satu buah pipit berbentuk sekop, satu buah dompet dan uang tunai Rp 840 ribu.

“Atas perbuatannya pelaku kita ancam dengan Pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 (1) Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ” jelasnya.

Sementara itu, pelaku Jui mengakui kalau barang yang diamankan anggota Satres narkoba Polrestabes Palembang merupakan miliknya.

“Barang itu milik saya yang saya beli dari seorang bandar seharga Rp 1,7 juta dan saya jual kembali dan mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu,”ujarnya