Ilustrasi

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kebijakan rekayasa lalu lintas (Lalin) Ganjil Genap akan segera berakhir minggu ini. Namun untuk perpanjangan kebijakan itu masih menunggu instruksi Gubernur Sumsel.

Hal itu diutarakan Kasat Lantas Polrestabes Palembang Kompol Endro Ariwibowo. Dia menjelaskan memasuki minggu terakhir pemberlakukan ganjil genap sampai tanggal 20 Juli belum jelas apakah akan diperpanjang atau tidak.

“Sampai hari ini belum ada info apakah akan diperpanjang atau tidak. Mudah mudahan kita sama sama berdoa sampai tanggal 20 nanti data penanggulangan Covid 19 di Palembang bisa berkurang artinya berkurang jumlah terpapar dan lainnya,”katanya Rabu, (14/7/2021).

Menurutnya dampak positif ganjil genap yang diterapkan di 4 ruas jalan di Palembang bisa menanggulangi kemacetan.

“Kebijakan ganjil genap mampu mengendalikan atau mengurangi kendaraan yang lewat apalagi sekarang di jalan jalan Palembang sudah agak longgar daripada biasanya,”ujarnya.

Disisi lain positifnya ganjil genap membuat warga Palembang tidak sembarang keluar rumah. Tentunya masyarakat yang sengaja keluar rumah benar-benar yang ada keperluan penting.

“Jadi sangat mengedukasi sekali, masyarakat yang keluar rumah benar-benar ada keperluan saja. Membuat tujuan untuk menghalau kerumunan di luar rumah tercapai,”ucapnya.

Sementara itu berhubungan dengan PPKM Mikro di Palembang berdasarkan surat edaran Walikota Nomor 20. Dia menjawab pihaknya kerap melakukan rekayasa Lalin. Mereka kerap melakukan pembatasan mobilitas kendaraan di jalan.

“Setelah adanya ganjil genap, untuk PPKM Mikro, kita sambungkan penyekatan pada malam hari, dimulai dari 19.00-22.00. Dan ini juga terlihat masyarakat sudah mengurangi aktifitasnya pada malam hari,”pungkasnya