Detak-Palembang.com MARTAPURA – Masyarakat OKU Timur yang terdampak program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di semua level akan mendapatkan jatah beras bantuan Pemerintah Pusat melalui Bulog OKU Baturaja.

Hal ini disampaikan Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T., bersama Forum Bulog OKU Baturaja saat menggelar audiensi, guna berdiskusi mengenai pembagian beras bantuan untuk masyarakat yang terdampak program PPKM darurat tersebut dapat berjalan cepat dan tepat sasaran, di Media Center, Senin (26/7/2021).

Enos menyampaikan bahwa, sebelumnya agar dilakukan launching, supaya masyarakat mengetahuinya melalui media, dalam hal ini, Dinas Sosial dan dinas  terkait harus berkerja sama menyiapkan segala sesuatunya untuk dapat mudah menyalurkan ke masyarakat.

Melalui launching masyarakat selain dapat mengetahui, juga menghindari disalah gunakannya bantuan tersebut oleh oknum, diharapkan Dinas Sosial  memiliki data yang benar. agar penyaluran nanti bisa tepat sasaran,

Dinas Sosial diharapkan dapat menyiapkan data konkrit dan real, karena data itu dapat mendukung kemudahan pembagiannya, sehingga tepat sasaran, tidak disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bantuan sosial berupa beras ini akan diberikan kepada masyarakat sebanyak 41.410 kartu keluarga yang terdata pada PKH.

Bupati melinial ini berharap, bantuan beras masing-masing 10 kilogram ini dapat meringankan beban warga khususnya yang terdampak Covid-19.

Sementara itu Kepala Perum Bulog OKU diwakili Kepala Seksi Operasional dan Pelayanan Publik Subandi mengatakan, jumlahan bantuan itu dinilai cukup, beras akan segera dibagikan kepada penerima PKH dan BLT di OKU Timur selama masa PPKM berlangsung.

Detailnya data penerima dari pemerintah daerah OKU Timur dalam hal ini melalui Dinas Sosial.

Terkait teknis penyalurannya kita akan Launching di Gudang beras BK 6 Belitang dan  beras tersebut dinilai cukup apabila dibagikan pada penerima PKH dan BLT.