Wali Kota (Wako) Palembang Harnojoyo

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Wali Kota (Wako) Palembang Harnojoyo meminta petugas pengetatan PPKM harus bersikap sopan kepada para pedagang. Hal itu saat melakukan penerapan jam operasional pada pukul 17.00 WIB.

“Penertiban maupun sosialisasi terhadap para pedagang harus dilakukan, namun tetap dengan cara yang sopan dan humanis,”katanya Kamis,(15/7/2021).

Diakuinya pengetatan PPKM untuk menekan terjadinya kerumunan. Dia juga berharap, roda perekonomian di Kota Palembang tetap berjalan meskipun kebijakan terus diberlakukan.

“Penertiban ini bukan untuk pedagangnya, tapi kerumunannya. Tetap kita minta beroperasi sampai pukul 17.00 WIB saja, kemudian melipat kursi, sehingga bagi konsumen yang ingin memesan makan tetap diperbolehkan asalkan dibawa pulang. Jadi tetap bukan dan melayani untuk take away (bawa pulang),”paparnya.

Menurutnya penerapan pengetatan PPKM diberlakukan di Palembang memiliki alasan kuat. Tentunya hal itu dilakukan lantaran tinggi angka penularan Covid-19 dan hunian di rumah sakit.

“Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, agar tidam meluas,”ujarnya

“Corona ini menyebar karena adanya kontak langsung dengan orang yang terpapar Covid-19, kemudian ini terjadi disebabkan oleh adanya pertemuan, kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Salah satunya, kegiatan ekonomi,”pungkasnya