Prof Hardi Darmawan, dokter pribadi keluarga mendiang Akidi Tio, penyumbang dana Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumsel (Detak-Palembang.com)
Prof Hardi Darmawan, dokter pribadi keluarga mendiang Akidi Tio, penyumbang dana Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumsel (Detak-Palembang.com)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Kucuran dana segar sebesar Rp 2 triliun yang dikucurkan keluarga mendiang Akidi Tio ke Sumatera Selatan (Sumsel), masih menjadi topik hangat.

Angka yang fantastis tersebut, disumbangkan untuk penanganan Covid-19 dan warga terdampak Covid-19 di Sumsel.

Dari informasi yang diperoleh, semasa hidupnya Akidi Tio hijrah dari Kota Langsa Aceh Timur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ke Kota Palembang Sumsel.

Di Palembang, Akidi Tio mengadu nasib dan membuka berbagai usaha yang akhirnya berkembang pesat.

Mendiang Akidi Tio yang merupakan keturunan Tionghoa, mempunyai 7 orang anak. Di mana, anak sulungnya sudah meninggal dunia, 5 orang anaknya kini tinggal di Jakarta. Sedangkan anak bungsunya, memilih tinggal dan membangun bisnis di Kota Palembang Sumsel.

Meskipun informasi tentang sosok Akidi Tio dan keluarganya minim. Namun akhirnya, Prof Hardi Darmawan mengungkap bagaimana sosok Akidi Tio semasa hidup.

Keluarga pengusaha asal Aceh Timur, melalui dokter keluarga, menyumbangkan dana sebesar Rp 2 triliun ke Pemprov Sumsel (Dok. Humas Polda Sumsel)
Keluarga pengusaha asal Aceh Timur, melalui dokter keluarga, menyumbangkan dana sebesar Rp 2 triliun ke Pemprov Sumsel (Dok. Humas Polda Sumsel)

Prof Hardi Darmawan yang tercatat sebagai dokter di Rumah Sakit (RS) RK Charitas Palembang, merupakan dokter pribadi keluarga mendiang Akidi Tio.

Dari penuturan Prof Hardi Darmawan inilah, akhirnya terbongkar bagaimana latar belakang mendiang Akidi Tio dan keluarganya.

Menurutnya, keluarga mendiang Akidi Tio memang berjiwa sosial, namun tetap rendah hati, sederhana dan tidak mau aksi sosialnya terpublikasi.

“Karena mereka memang sifatnya low profile, sederhana. Tapi mereka mau membantu orang lain,” ucapnya, Selasa (27/7/2021).

Sebelum tenar karena menyumbangkan dana fantastis sebesar Rp 2 triliun, keluarga mendiang Akidi Tio kerap memberikan bantuan lainnya.

Seperti memberi makanan untuk warga yang menjalankan isolasi mandiri (isoman), secara rutin menyumbangkan bantuan ke panti jompo dan lainnya.

“Yang saya ingat dari keluarga Akidi Tio ini kesederhanaannya itu seperti suka memakai pakaian putih, orang bersih dan rapi,” katanya.