Gubernur Sumsel Herman Deru
Gubernur Sumsel Herman Deru

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), sangat serius dalam penanganan Covid-19 di daerahnya.

Terlebih saat kasus Covid-19 meningkat, bahkan tercatat sudah mencapai 42.603 kasus sejak wabah Covid-19 melanda.

Saat ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumsel tahun 2021, mencapai angka sekitar Rp10,83 triliun.

Jumlah tersebut belum termasuk APBD di 17 kabupaten/kota di Sumsel, yang beragam juga dipakai untuk penanganan Covid-19.

Pemprov Sumsel pun sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19 dan refocusing, bahkan hingga unlimited atau tanpa batas.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, sejak tahun lalu Pemprov Sumsel sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Bahkan refocusing anggaran pun sudah dilakukan. Untuk tahun ini, saya tegaskan bahwa, anggaran penanganan Covid-19 di Sumsel tidak terbatas atau unlimited,” katanya, Rabu (27/7/2021).

Kendati tidak menyebut berapa jumlahnya, namun Herman Deru memastikan jika anggaran di Sumsel dari provinsi dan 17 kabupaten/kota diutamakan untuk penanganan Covid-19.

Menurutnya, semua upaya akan dilakukan pemerintah daerah. Seperti alat kesehatan hingga kebutuhan pangan.

Dia meyakinkan, sampai sekarang penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi sudah berjalan.

“Bahkan baru-baru ini, kita salurkan bantuan beras PPKM untuk masyarakat. Ini semua dananya tidak terbatas demi kepentingan masyarakat Sumsel,” katanya.

Meski anggaran diutamakan bagi kepentingan penanganan Covid-19,lanjut Herman Deru, namun belum ada proyek pembangunan di Sumsel yang terdampak.

Terlebih, pembangunan infrastruktur yang sudah direncanakan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Semua proyek berjalan, tidak ada yang ditunda. Tapi memang dari APBD kita ini kita lakukan efisiensi di perawatan rutin. Kegiatan-kegiatan yang tidak perlu pun diefisiensikan,” ujarnya.