Ilustrasi Paskibraka Indonesia (IST)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Prestasi pelajar di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengharumkan nama daerah.

Seperti ditorehkan I Nyoman Ananta (16), pelajar SMA Negeri 1 Belitang Kabupaten OKU Timur dan Anisa Takwarani (16) pelajar SMA Negeri 1 Baturaja Kabupaten OKU.

Mereka berdua terpilih dari ratusan pelajar, menjadi delegasi paskibraka Sumsel, untuk menjadi pasukan pengibar bendera di Istana Presiden saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Indonesia.

Kedua pelajar tersebut, akan segera melangsungkan pelatihan terpusat di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PPPON) Cibubur, Jakarta Timur.

Gubernur Sumsel Herman Deru sangat bangga, karena putra-putri terbaik Sumsel bisa bergabung dalam Paskibraka nasional.

Terlebih di tahun 2020 lalu, Sumsel apsen mengirimkan delegasi pengibar bendera di Istana Negara.

“Bukan hanya kebanggaan secara pribadi, tapi semua masyarakat Sumsel bangga ada putera puteri terbaik dalam barisan pengibaran bendera pusaka di Istana Negara di hari kemerdekaan RI ke-76 ini,” ujarnya, Jumat (23/7/2021).

Dia mengharapkan, dua delegasi tersebut untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin dan tidak tinggal ibadah.

Karena nantinya, selama mengikuti pelatiahan di Jakarta nanti mereka akan diseleksi lagi bersama 68 delegasi provinsi lain. Terutama untuk menetukan posisi dalam pasukan pengibaran bendera.

“Kalau tidak ada halangan, mereka akan diberangkatkan pada Minggu (25/7/2021) ke Jakarta. Harus jaga kebugaran fisik dan jangan lupakan ibadah,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel Yusuf Wibowo,, keduanya merupakan delegasi terpilih dari seleksi yang diikuti 102 siswa SMA/SMK dari 17 kabupaten/kota di Kota Palembang.

“Selama tiga bulan mereka dilatih untuk disiapkan menjadi delegasi Paskibraka Sumsel, di Istana Negara pada 17 Agustus 2021 mendatang,” ungkapnya.

Sementara delegasi paskibra putera I Nyoman Ananta, meminta doa dan restu kepada seluruh warga Sumsel, agar dia dan Anisa bisa lolos seleksi.

“Terimakasih kepada para pelatih karena berkat didikan mereka kami berdua bisa lolos seleksi, mohon doa restunya,” ucapnya.