Detak-Palembang.com PALEMBANG – Memperingati Hari Lahir Pancasila serta Peringatan Bulan Bung Karno tahun 2021, Dewan Pengurus Daerah (DPD) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Banyuasin, menggelar bakti sosial serentak, di Gedung Serbaguna Majelis Taklim Kecamatan Betung, Minggu (20/6/2021).

Kegiatan bantuan sosial tersebut dilakukan dengan memberikan berupa penyuluhan stunting, donor darah yang berjumlah 30 orang yang kantong darah yang telah disediakan, dan pembagian sembako 100 orang untuk warga.

Ketua Dewan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuasin Askolani yang juga Bupati Banyuasin mengatakan, memperingati Hari Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni lalu, dilakukan dengan cara berbeda pada Pandemi Covid-19, yaitu bakti sosial.

“Kita membagikan sembako, mengadakan penyuluhan stuting pada warga Betung dan mengadakan donor darah” kata Askolani Minggu,(20/6/2021)

Askolani mengungkapkan, Megawat8 Soekarno Putri menginstruksikan agar kadernya dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat membantu masyarakat.

Seperti kegiatan sosial, salah satu kegiatan dalam melaksanakan donor darah.

“Kita ingin membantu sanak keluarga teman-teman kita, tubuh kita yang pada saat ini sakit yang kekurangan darah kita lakukan pendonoran darah,” ucapnya.

Askolani juga berharap, kegiatan baksos ini memberikan manfaat bagi masyarakat, mengingat kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang melemah akibat pandemi Covid-19.

“Semoga wabah ini segera berakhir, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti sebelumnya,” ungkap Bupati Banyuasin.

Sementara, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan, melalui rangkaian kegiatan peringatan Bulan Bung Karno 2021, PDI Perjuangan Sumsel ikut peduli terhadap sesama.

Kegiatan bakti sosial selain donor darah, pihaknya juga melaksanakan kegiatan penyuluhan, mengenai bahaya stunting dan pembagian sembako.

“Penyuluhan terhadap ibu-ibu, bagaimana meningkatkan kualitas anak mereka dengan meningkatkan kualitas kehidupannya. Kita harapkan mereka bisa menjadi generasi unggul yang bisa mengisi pembangunan,” kata Giri.

Menurut Giri, dengan berbagai kegiatan ini membuktikan PDI Perjuangan hadir di tengah masyarakat.“Kami memang ada di masyarakat dan hidup bersama masyarakat,” ujarnya.

“Kita kembali menegaskan bahwa PDI Perjuangan, tidak hanya melakukan peran-peran politik saja tapi juga melakukan peran sosialnya,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, adalah salah satu bentuk peran sosial PDI Perjuangan. Terutama dalam peran sosial, bisa dan mampu memberikan kontribusi memberi solusi permasalahan kemasyarakatan yang ada saat ini.