Wali Kota Palembang Harnojoyo saat menyambut kedatangan FKPB di rumah dinasnya

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Penerapan jam operasional kepada kedai dan cafe oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang di protes Forum Kedai dan Cafe Palembang Bersatu (FKPB).

Namun Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, mereka harus mematuhi aturan tersebut. Hal itu saat pertemuannya dengan FKPB di rumah dinas Walikota Jalan Tasik.

“Kami harap patuhilah! Sebab aturan ini untuk masyarakat. Kalian harus hormati aturan itu, semata-maya untuk masyarakat Kota Palembang,”kata Harnojoyo Senin,(7/6).

Dia menerapkan aturan itu sesuai dengan Perwali yang telah diterapkan selama ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena agar perekonomian terus berjalan makanya adanya penerapan jam operasional.

“Itu bukan razia tapi penerapan larangan jam operasional. Saya minta para pengusaha cafe dan kedai memahaminya,”ucapnya

Disinggung adanya kabar dari FKPB penerapan jam operasional itu berjalan berat sebelah. Harnojoyo menjawab, apabila ada anggota Pol PP melakukan itu segera laporkan saja.

“Kami berusaha seadil adilnya apabila ada anggota yang main-main kita akan tindak laporkan saja,”pungkasnya.

Sementara itu Ketua Umum Forum Kedai dan Cafe Palembang Bersatu (FKPB), Rudianto Widodo mengatakan, adanya penerapan jam operasional yang dilakukan anggota Pol PP berat sebelah. Hal itu setelah pihaknya sendiri melakukan investigasi.

“Perlu kita tegaskan juga bahwa, ketika kami dibatasi yang lain juga harus dibatasi. Karena pasca kami dibubarkan kami langsung Sweeping dan masih banyak yang masih buka,” katanya

Ia juga menyampaikan, bahwa dalam audiensi tersebut, Wali Kota Palembang Harnojoyo juga telah memahami dan telah memberikan ultimatum akan menindak tegas para petugas jika masih ditemukan Cafe yang terus bebas terbuka melampaui batas yang telah ditentukan.

“Tadi Pak Wali juga telah memberikan ultimatum kalau Cafe-cafe yang lain yang basis besar itu tidak juga dibubarkan, maka akan ada tindak tegas dari Bapak Walikota Aparat, baik Sat Pol PP ataupun petugas yang berkaitan,”pungkasnya