Camat Pemulutan Ogan Ilir Muhammad Zen mengungkapkan kondisi sebenarnya terhadap warganya, Sulaiman-Nuryati, yang tinggal di kandang ayam (Detak-Palembang.com)

Detak-Palembang.com, OGAN ILIR – Kondisi pasangan suami istri (pasutri) Sulaiman-Nuryati yang tinggal di kandang ayam di Dusun I Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel), mendapat perhatian dari banyak pihak.

Akhirnya Camat Pemulutan Ogan Ilir Muhammad Zen angkat bicara, terkait kondisi miris warganya tersebut.

Menurutnya, berdasarkan laporan perangkat Desa Teluk Kecapi, upaya penyaluran bantuan terhadap Sulaiman-Nuryati, sudah telah dilakukan sejak 2019 lalu.

Namun, ada dua kendala utama dalam penyaluran bantuan. Yakni data kependudukan Sulaiman yang belum diperbaharui, serta status kepemilikan lahan tempat tinggal.

Bahkan dari data kependudukan, baik Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), Sulaiman masih terdaftar warga Desa Pelabuhan Dalam. Sementara istri Sulaiman, memang warga Desa Teluk Kecapi, tapi di KK, masih ikut orang tua.

“Jadi bagaimana kami mau menyalurkan bantuan, jika data kependudukannya belum diperbaharui. Sedangkan penyaluran bantuan ini harus ikut aturan,” ungkapnya.

Untuk status lahan tempat tinggal Sulaiman dan istrinya, lanjut Zen, turut menghambat mereka mendapatkan bantuan bedah rumah.

Karena dari dinas terkait, juga tidak bisa menganggarkan perbaikan rumah. Karena lahan tempat rumah Sulaiman, merupakan lahan milik orang lain.

“Mengenai bantuan dari alokasi dana desa, tahun kemarin dialokasikan untuk penanganan Covid-19,” papar Zen.

Zen berjanji, akan berupaya mengurus data kependudukan Sulaiman dan Nuryati yang jelas, sehingga pasutri tersebut bisa dapat menerima bantuan.