Washington pencipta dan seniman asal Palembang

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kisah memilukan dialami seniman dan pencipta lagu Bahasa Palembang Washington (70) yang terpaksa harus menjadi pengamen.

Dia rela menjadi pengamen demi sesuap nasi untuk menyambung hidup sehari-harinya. Jauh satu tahun, dampak pandemi Washington sempat menjadi guru honorer di dua sekolah akhirnya di rumahkan.

Dibincangi Detak-Palembang.com di kediaman Jalan Madang Dalam 1 No 1621 RT/RW 27/05 Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning.

Saat bertemu meskipun berumur senja, dia terlihat masih segar bugar.
Dia bercerita kesehariannya sekarang mengamen di mana saja.

“Saya sekarang ngamen dimana saja, ada seperti warung atau cafe. Tapi saya datang itu mengamen yang mengasih itu pengunjung bukan pemilik warung atau cafe,”katanya

Dia bercerita sebelum bekerja pengajar kesenian berstatus honorer di sekolah PGRI 2 dan Bina Jaya. Namun pada tahun 2020, karena Covid-19, dia dirumahkan.

Meskipun hidupnya lagi susah, dia hanya berharap generasi muda Palembang mencintai lagu asli Palembang. Dia pun telah menciptakan 8 lagu notabene semua berbahasa Palembang.

“Harapan saya lagu yang saya ciptakan ini diketahui oleh semua kalangan terutama anak remaja,”ucapnya

Ditelisik ternyata dua lagunya telah di rekam yakni berjudul Jajanan Palembang dan Songket. Lantaran dua lagu itu dibeli satu lagu hanya dihargai sangat murah, Rp 400 ribu. Dan total kedua lagu Washington mendapatkan uang Rp 900 ribu.

Dua lagu itu dibeli oleh Dinas Kebudayaan Kota Palembang pada tahun 2017. Akhirnya dua lagu itu di rekam untuk kebutuhan pariwisata.

Ditemui istri Siti Nurohana (64) mengaku hasil mengamen didapatkan suaminya paling besar Rp 100 ribu. Sedangkan anaknya pertama Tirana berumur 24 tahun telah menikah sekarang hanya berstatus Ibu Rumah Tangga, tentunya tidak bisa menjadi tulang punggung keluarga. Lalu anaknya kedua Serly umur 15 tahun sekarang masih sekolah duduk di kelas III SMP.

“Jadi untuk biaya sekolah, untung masih ada uang pensiun saya. Saya dulu ngajar di Indralaya. Kalau Bapak ngamen dapet uang alakadarnya,”ucapnya.

Mau tau prestasi dan lagu-lagu apa yang telah dibuat oleh Washington. Ini dia :

1- Khas Palembang dibuat tahun 2012
2- Songket dibuat tahun 2014
3- Jajan Palembang dibuat tahun 2016
4- Sea games ke XXVI 2011 di Palembang dibuat tahun 2011
5- Gede Ing Suro dibuat tahun 2017
6- Asian Games 2018 Palembang dibuat tahun 2018
7- Horas Joko Widodo dibuat tahun 2019
8- Palembang Emas Darusalam dibuat tahun 2020