Kepala Disdik Sumsel Riza Pahlevi (Dok. Disdik Sumsel)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Isu adanya pajak tambahan pada berbagai jasa di Indonesia, turut mewarnai bidang jasa pendidikan.

Namun hingga kini, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel belum menerima surat edaran resmi, terkait pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di jasa pendidikan.

Kepala Disdik Sumsel Riza Pahlevi mengatakan, hingga detik ini pihaknya belum menerima Surat Edaran (SE) resmi dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Itu kan baru wacana, yang namanya wacana belum dapat dipastikan. Kecuali jika sudah ada surat edaran resmi,” ucapnya, Kamis (17/6/2021).

Dia pun yakin, jika pemerintah akan lebih bijak dalam membuat kebijakan.

Terlebih di masa pandemi Covid-19, semua sektor mengalami dampak buruk, baik dari segi ekonomi maupun pendidikan.