Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang Sulaiman Amin

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang Sulaiman Amin menyatakan, ada kenaikan pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan pajak hiburan.

Hal itu mulai di undangkannya Perda Kota Palembang, setelah direvisi dan telah rampung. Lalu selanjutnya mulai diterapkan pada tanggal 1 Juli 2021 nanti.

“Kenaikan pajak itu ada pada BPHTB mulai sekarang tidak hanya 100 juta. BPHTB 60 juta juga akan kena pajak, tapi itu untuk rumah komersial. Tapi kalau rumah subsidi diatas 100 juta baru kena pajak,”katanya Selasa,(8/6/2021)

Sementara itu pajak kedua naik tengang usaha hiburan. Diakuinya pajak 35 persen naik menjadi 40 persen.

“Yang tidak naik itu pajak karaoke mala kita turunkan, yang naik itu hiburan malam seperti diskotik,”jelasnya

Lalu pajak lainnya disebutkan tidak mengalami kenaikan salah satunya pajak rumah makan masih 10 persen.

Disinggung di masa Covid-19 apakah tidak memberatkan masyarakat dan pengusaha. Dia menjawab kalau masyarakat masih bisa ketempat hiburan bearti memiliki ekonomi yang cukup.

“Tidak memberatkan saya kira. Apa lagi kalau bisa ke tempat hiburan,”ujarnya.

Namun diakuinya pihaknya mengalami kegelisahan. Lantaran tahun 2020 banyak sekali penundaan pembayaran pajak.

“Namun Alhamdulillah setelah kita datangin dan tagih di bayar,”pungkasnya