Wali Kota Palembang Harnojoyo saat memberikan uang pembebasan lahan tahap 1 kepada masyarakat

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang membayar uang ganti rugi pembebasan lahan dengan total dana Rp 9,5 miliar yang digelontorkan.

Hal itu merupakan membayar kepada masyarakat untuk proyek pembangunan Flyover simpang Sekip. Flyover nantinya akan terbentang dari jalan Basuki Rahmat menuju jalan R. Soekamto, dengan panjang bangunan 660 meter.

“Target kita November semua ganti rugi lahan milik warga 100 persen akan selesai,” kata Harnojoyo.

Diakuinya sebelumnya Senin 24 Mei 2021 lalu, Pemerintah Provinsi ditahap awal telah melakukan pembebasan lahan sebanyak 16 Persil dengan menggunakan APBD Provinsi tahun anggaran 2021 Rp 9.8 miliar.

“Alhamdulillah, semua lancar semoga adanya Flyover ini bisa menguraikan kemacetan di Palembang,” pungkasnya

Sementara itu Kepala BBPJN Sumsel, Kgs. Syaiful Anwar mengatakan, pada bulan November setelah pembebasan lahan rampung 100 persen. Pihaknya baru akan melakukan pelelangan tender pembangunan. Lalu untuk pengerjaan baru di mulai awal tahun 2022 mendatang. Dengan nilai kontrak pengerjaan Rp 250 Miliar.
 
” November tender dulu, 2022 secepatnya baru kita jalanin. Lama pengerjaan akan multiyears 16 bulan, dengan total anggaran 250 miliar rupiah,” ujarnya