Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda saat menemukan makanan lagi yang diduga berformalin

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) bersama BPOM dan Polrestabes Palembang mengamankan 440 Kg manisan diduga formalin di Pasar Raya JM Kolonel Atmo Senin,(3/4/2021).

Infeksi mendadak (Sidak) di pimpin langsung Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda. Saat sidak ada enam toples manisan terpanjang di lantai 4 yang dicurigai.

440 kg manisan diduga berformalin

“Kita temukan enam toples manisan, lalu diamankan jangan sampai di beli dan konsumsi masyarakat,”kata Wawako

Diakuinya hasil uji sample pertama manisan positif mengandung formalin. Namun untuk memastikan lagi manisan diamankan agar diuji lebih lanjut.

“Kita hari ini masih tahap pembinaan. Apabila kita temukan lagi di JM baru kita tindak. Untuk temuan kita amankan agar diperiksa lagi,”ujarnya

Sementara itu Kepala Balai POM Palembang Martin Suhendri menjelaskan, pihaknya telah memeriksa 12 simple dan 6 simple positif berformalin.

“Enam yang positif manisan kedondong, salak pedas, salak biasa, mangga pedas, kolang kaling dan liko kuning,”ujarnya

Dilajutkannya pihaknya menyita 440 Kg manisan dalam kardus diduga berformalin. Hal itu untuk melakukan ujian lanjutan.

“Kita amankan untuk di uji lagi. Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati untuk membeli produk ini,”jelasnya

Sementara itu dari pantau Detak-Palembang.com tidak hanya manisan Wawako juga memeriksa isi dari paket lebaran berupa parsel.

Parsel lebaran

Pemeriksaan di fungsikan untuk mencari apakah ada produk yang kadaluarsa atau expayer.

Sedangkan saat di lihat 440 kg manisan yang disita jenis salak produksi dari luar Palembang. Lucunya produk bertulisan Pura Bali, namun kemasan kardus bertuliskan Kunci Mas

“Kita minta maaf, kami tidak tahu. Kedepannya kita akan lebih selektif lagi menjual produk di JM, “kata Manajer Pasar Raya JM Atmo M Natsir